Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Keselamatan Pasien dalam Pemenuhan Standar Instrumen Kelompok Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) Anggraini , Anggi Napida; Kur’aini , Sri Nurul; Prasastin , Oliva Virvizat
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i3.105

Abstract

Penerapan Standar Sasaran Keselamatan Pasien menjadi hal yang krusial bagi pelayanan kesehatan. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan dinilai dapat menjadi solusi bagi kejadian yang berkaitan dengan keselamatan pasien dikarenakan 50 % dari KTD merupakan kejadian yang dapat dicegah. Pemenuhan Standar Instrumen Survei Akreditasi Klinik Kelompok Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien (PMKP) dimana standar tersebut berfokus pada Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien pada klinik. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Klinik Pratama Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 21 Maret 2024, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan tentang keselamatan pasien sesuai standar PMKP. Sasaran pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah tenaga kesehatan sejumlah 25 peserta yang terlibat dalam pelaksanaan keselamatan pasien. Pengabdian kepada Masyakarat berjalan dengan sangat baik ditunjukkan dengan antusiasnya peserta dan terdapat peningkatan pengetahuan yang semula kategori baik hanya sebesar 24%, setelah dilakukan penyuluhan, mengalami peningkatan menjadi baik sebesar 100%. Dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Dan dapat disimpulkan bahwa, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan ini memberikan manfaat bagi peserta yang diharapkan dapat diimplementasikan pada klinik.
Pemenuhan Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) dalam Pencapaian Akreditasi Klinik Pratama di Pontianak Anggraini, Anggi Napida; Kur’aini , Sri Nurul; Prasastin , Oliva Virvizat
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Jul-Agu
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v1i3.104

Abstract

Arah kebijakan yang tertuang dalam RPJMN tahun 2020-2024, dimana pada tahun 2024 sebagai bentuk penguatan sistem Kesehatan, didapatkan indikator bahwa 100% fasilitas pelayanan Kesehatan baik itu FKTP dan maupun FKRTL harus sudah terakreditasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2022, Instrument Tata Kelola Fasilitas dan Keselamatan (MFK/TKK3) terdiri 7 poin besar dan terbagi menjadi 10 elemen penilaian. Adapun point besarnya adalah keselamatan dan keamanan, bahan bahaya dan beracun (B3) serta limbah B3, penanggulangan bencana, system proteksi kebakaran, peralatan medis, system utilitas, sampah domestik dan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan standar manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK) dalam pencapaian akreditasi paripurna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan di Klinik Pratama Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Sampel sejumlah 4 informan menggunakan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan pada 5 – 25 Februari 2024. Hasil penelitian secara keseluruhan dari elemen penilaian Penerapan Standar MFK yaitu total 34 Elemen penilaian, terdapat 32 elemen (94,4%) terpenuhi, 1 elemen (5,8%) terpenuhi sebagian dan 1 elemen (5,8%) tidak terpenuhi Hal yang menjadi perhatian adalah 1 elemen (5,8%) tidak terpenuhi merupakan elemen yang tidak ada di klinik tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa elemen tersebut tidak dapat dinilai dikarenakan tidak adanya fasilitas/layanan yang diberikan. Hambatan dalam Pemenuhan Standar Manajemen Fasilitas Dan Keselamatan (MFK) adalah belum optimalnya dukungan manajemen. Masukan dan saran Manajemen harus berkomitmen terus dalam pemenuhan MFK.