Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERDASARKAN PERHITUNGAN ULANG EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA SIMPANG BERSINYAL AMD DAN LHONG RAYA Auliya, Muhammad Dani; Sugiarto, Sugiarto; Darma, Yusria
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.28171

Abstract

Persimpangan adalah suatu simpul transportasi yang terdiri dari beberapa pendekat termasuk arus kendaraan. Beberapa dari pendekatan ini bertemu dan menyimpang saat pengguna jalan meninggalkan persimpangan. Persimpangan dibagi menjadi simpang tidak bersinyal dan simpang bersinyal. Simpang bersinyal paling banyak dioperasikan di Kota Banda Aceh. Simpang bersinyal dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang bertujuan untuk mengurangi konflik dan membuat arus pada simpang jalan dengan semestinya yang dihitung menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Perlu dilakukannya pengkalibrasian ulang PKJI 2023 guna memenuhi standar efektifitas simpang bersinyal saat ini. Untuk memecahkan masalah ini, maka harus dilakukan penelitian terhadap nilai ekivalensi mobil penumpang. Menurut Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023) nilai ekivalensi mobil penumpang dirumuskan dengan (SM) 0,15, (KR) 1,00, dan (KB) 1,30, tetapi ini tidak selalu benar, karena dapat dimodifikasi. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengkalibrasian ulang nilai ekivalensi mobil penumpang pada PKJI 2023. Penelitian ini dilakukan pada dua simpang bersinyal yaitu Simpang AMD Batoh dan Simpang Lhong Raya. Penelitian ini dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa model nilai ekivalensi mobil penumpang yang dihasilkan dari penelitian ini dapat digunakan untuk memprediksi arus jenuh dasar simpang, terutama untuk tujuan desain dan pengoperasian simpang. Validasi kalibrasi model ini dirumuskan dengan (SM) 0,12, (KR) 1,00, (BM) 0,64, dan (KB) 1,61, dapat diterima dengan tingkat keakuratan untuk pengujian signifikansi 5% dan pengujian koefisien determinasi 75%. Model ini juga tervalidasi untuk simpang berlengan efektif 3,5-9,5 m.
Evaluation of Signalized Intersection Capacity and PCE Using Linear Regression in Mixed Traffic Meilinda, Iqra Mona; Auliya, Muhammad Dani; Sugiarto, Sugiarto; Darma, Yusria
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.265

Abstract

 AbstrakPersimpangan bersinyal memainkan peran penting dalam manajemen lalu lintas perkotaan, terutama di wilayah dengan karakteristik lalu lintas campuran seperti Banda Aceh. Studi ini bertujuan untuk menentukan nilai nilai Ekivalen Mobil Penumpang (EMP) berdasarkan data aliran jenuh aktual pada simpang bersinyal AMD Batoh. Data dikumpulkan melalui rekaman video selama 120 siklus waktu hijau pada empat pendekatan simpang, dengan klasifikasi kendaraan meliputi Sepeda Motor (MC), Kendaraan Ringan (LV), Becak Bermotor (MR), dan Kendaraan Berat (HV). Analisis regresi linier menghasilkan koefisien positif, yang menunjukkan bahwa setiap penambahan satu unit kendaraan meningkatkan waktu hijau efektif sebesar 0,14 detik untuk MC, 1,12 detik untuk LV, 0,73 detik untuk MR, dan 1,58 detik untuk HV. Model regresi juga menghasilkan nilai Adjusted R² sebesar 0,94, yang menunjukkan tingkat kesesuaian model yang sangat baik. Nilai EMP lokal yang diperoleh berbeda dari referensi standar dalam PKJI 2023, khususnya untuk kendaraan informal. Temuan ini menekankan pentingnya penyesuaian lokal dalam analisis kapasitas simpang guna mendukung perencanaan lalu lintas yang lebih akurat dan kontekstual.Kata Kunci: Simpang Bersinyal; Ekivalen Mobil Penumpang (EMP); Aliran Jenuh; Regresi Linier; Lalu Lintas CampuranAbstractSignalized intersections play a vital role in urban traffic management, especially in areas with mixed traffic characteristics such as Banda Aceh. This study aims to determine the Passenger Car Equivalent (PCE) values based on actual saturation flow data at the AMD Batoh signalized intersection. Data were collected through video recordings over 120 green time cycles across four intersection approaches, with vehicle classifications including Motorcycles (MC), Light Vehicles (LV), Motorized Rickshaws (MR), and Heavy Vehicles (HV). Linear regression analysis produced positive coefficients, indicating that each additional vehicle unit increases the effective green time by 0.14 seconds for MC, 1.12 seconds for LV, 0.73 seconds for MR, and 1.58 seconds for HV. The regression model also yielded an Adjusted R² of 0.94, demonstrating a strong model fit. The resulting local PCE values differ from the standard references in PKJI 2023, particularly for informal vehicles. These findings highlight the importance of localized adjustment in intersection capacity analysis to support more accurate and context-sensitive traffic planning. Keywords: Signalized Intersection; Passenger Car Equivalent (PCE); Saturation Flow; Linear Regression; Mixed Traffic