Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepolisian dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas terhadap Anak di kota Mamuju T, Yusuf; Thahir, Thahir; B, Jalil
JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 2 No. 2 (2022): JISH ( Jurnal Ilmu Syariah dan hukum )
Publisher : Universitas Islam DDI AG.H. ABdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jish.v2i2.332

Abstract

Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana peran kepolisian dalam penanggulangan pelanggaran lalu lintas oleh anak sebagai pengendara sepeda motor di kota mamuju.? (2) Apakah kendala yang dihadapi kepolisian dalam penanggulangaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak sebagai pengendara sepeda motor.? Penelitian ini adalah penelitian Pustaka maka tempat penelitian dilaksanakan di berbagai tempat seperti perpustakaan, perpuatakaan daerah, perputakaan kampus dan media-media online. Jika dalam penelitian ini memerlukan data tambahan yang mengacu pada kuesioner penelitian yang digunakan maka penelitian dilaksanakan di kantor wilayah kesatuan kepolisian resort mamuju. Hasil penlitian menunjukan Salah satu tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menanggulangi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak sebagai pengendara sepeda motor adalah berupa himbauan, terutama himbauan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anak untuk tidak mengendarai sepeda motor. Penyuluhan ke sekolah-sekolah ini bertujuan untuk mengenalkan etika berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak dengan mengajarkan tata cara dan tata tertib berlalu lintas yang baik, dan pembinaan program keselamatan berlalu lintas sejak dini dan etika dalam berlalu lintas. Faktor yang menjadi kendala adalah internal dimana factor personil kepolisian lalu lintas yang kurang, dan pos-pos jaga polisi yang masih minim dan aktif hanya berada di jalur pintu keluar masuk kota selebihnya daerah yang rawan jarang sekali ditemui pos polisi lalu lintas. Faktor eksternal seperti orang tua yang membela anaknya ketika diberikan tindakan langsung oleh polisi lalu lintas karena terjaring melakukan pelanggaran lalu lintas, masyarakat yang kurang peduli kepada anak yang membawa sepeda motor dilingkungan mereka tinggal, di jalan raya dan membawa motor ke sekolah.
Development Of Arabic Language Learning Outcome Assessment Instrument Based On Hot Potatoes Application At Junior High School Taskia Qalbi; Baso, Yusring Sanusi; T, Yusuf
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4376

Abstract

Arabic language education at SMPIT Darul Fikri Makassar faces challenges with conventional assessments that lack interactivity, subjectivity, and fail to motivate Generation Z students, particularly in skills like qira'ah (reading), kitabah (writing), istima' (listening), and kalam (speaking). This study aims to develop a learning outcome assessment instrument based on the Hot Potatoes application using the simplified Borg and Gall Research and Development (R&D) model across eight stages: needs analysis, planning, prototype development, expert validation, revision, field testing, and final product. Primary data sources include Arabic teachers and 8th-grade students, with secondary sources like syllabi and lesson plans (RPP); data collection involved observation, interviews, questionnaires, and tests. Results indicate the instrument has very high content validity (96.43%) from Arabic, educational evaluation, and media experts, plus empirical validity with 26 out of 30 items valid. Reliability reaches 0.87 (Cronbach’s Alpha, high category), balanced difficulty levels (63% moderate), and good item discrimination. Practicality is rated very high by teachers (95.83%) and students (87.62%), thanks to automatic scoring, instant feedback, and appealing design. Effectiveness testing shows pre-test (60.20) to post-test (80.20) improvement, raising mastery from 40.60% to 85.67%, with t-value 8.724 (p=0.000) and effective gain score. The instrument proves valid, reliable, practical, and effective in enhancing learning outcomes. Overall, this development offers an innovative digital assessment model for Arabic education in Islamic schools, supporting hybrid learning post-pandemic and student motivation.