Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENATAAN LABORATORIUM KIMIA DI SMA YPPK TERUNA BAKTI KOTA JAYAPURA Ilham Salim; Yohanes BJ Rusmanta; Asriani Andini; Tridadika N
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i1.171

Abstract

Kondisi laboratorium di SMA YPPK Teruna Bakti Waena sebagai tempat praktik mata pelajaran kimia tidak tertata rapi, bahan kimia 9 tidak berlabel, serta tidak adanya blower pengisap udara, khususnya saat pengambilan bahan kimia agar tidak terhirup oleh laboran, maupun murid jika ditugasi mengambil bahan kimia. Banyak bahan kimia yang tidak sesuai dengan urutan abjad serta bahan korosif yang penempatannya tidak sesuai. Dengan demikian laboratorium kimia tersebut perlu ditata (penataan) dan dirapikan serta bahan kimia yang tidak jelas konsentrasinya perlu dihitung kembali konsentrasinya. Serta perlu dipasang blower (penarik udara dari dalam ruang bahan kimia. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menata laboratorium kimia agar rapi dan mudah untuk menemukan bahan kimia dan alat-alat gelas yang dicari, membantu membuat bahan kimia yang tidak tertera konsentrasinya menjadi diketahui konsentrasinya. Metode yang digunakan adalah tatap muka secara langsung dengan sasaran yang meliputi, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian dengan judul Penataan Laboratorium dan Bahan Kimia di Laboratorium Kimia SMA YPPK Teruna Bakti Waena Kota Jayapura kondisi atau keadaan bahan kimia lab menjadi tertata rapi sesuai abjad, bahan korosif dipisahkan tersendiri, bahan kimia yang yang tidak diketahui konsentrasinya dapat ditentukan konsentrasinya melalui penggunaan alat pengukur bj larutan.
Pembuatan dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekoenzim Dari Kulit Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Ilham Salim; Nada Pertiwi Papriani; Supeno Supeno; Asriani Andini
Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.659

Abstract

Kulit nanas merupakan limbah organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi ekoenzim kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr.), mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya, serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Ekoenzim dibuat melalui fermentasi 150 g kulit nanas, 50 g gula aren, dan 500 mL air selama 90 hari. Karakterisasi dilakukan melalui pengamatan organoleptik dan pengukuran pH, sedangkan identifikasi metabolit sekunder dilakukan menggunakan metode skrining fitokimia. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram pada konsentrasi ekoenzim 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menghasilkan perubahan warna dari cokelat menjadi cokelat bening dan aroma khas gula aren menjadi aroma asam segar. Nilai pH menurun dari 6 menjadi 3 setelah fermentasi. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid, sedangkan alkaloid tidak terdeteksi. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekoenzim kulit nanas mampu menghambat pertumbuhan E. coli dengan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 2,41 mm, 4,90 mm, dan 7,20 mm pada konsentrasi 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoenzim kulit nanas memiliki potensi sebagai antibakteri alami terhadap E. coli serta dapat menjadi alternatif pemanfaatan limbah organik yang bernilai tambah.