Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Cellulose Succinate Concentration on the Mechanical Properties of Bioplastics Jannah, Miftahul; Mustapa; Utami, Aisyiah Restutiningsih Putri; Papriani, Nada Pertiwi
Al-Kimia Vol 11 No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-kimia.v11i2.41287

Abstract

The principle of bioplastic film formation is based on hydrogen bonds between the constituent molecules of bioplastics. The addition of carboxylic groups to cellulose molecules into cellulose succinate (CS) can increase bond regularity so that it has an impact on the mechanical properties of bioplastics. The purpose of this study was to determine the effect of CS concentration on tensile strength and elongation of bioplastics. The stages of this research are the synthesis of bioplastics by mixing method and variation of CS concentration, characterization of bioplastics to determine the effect of CS concentration on the mechanical properties of bioplastics, analysis of functional groups with FTIR and bond regularity with XRD. The results obtained in this study are CS concentration affects the characteristics of bioplastics. The best bioplastic was found at 3.2% CS concentration with a tensile strength value of 10.48 MPa and elongation of 4.38%. The peaks that appear on FTIR analysis are typical groups on cellulose, namely O-H, C-H and C-O. CS bioplastics also consist of amorphous and crystalline phases.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG TELUR MENJADI PUPUK ORGANIK DI KAMPUNG YOKA DISTRIK HERAM SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN PERAIRAN DI DANAU SENTANI Frans Augusthinus Asmuruf; Nada Pertiwi Papriani; Sitti Rosnafi’an Sumardi; Deppa Ringgi’; Suarni. S; Muhammad Hisyam; Nicea Roona Paranoan; Lolita Tuhumen; Santinia Andiva Pramesti; Feby Seru
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v1i1.121

Abstract

Cangkang telur merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sangat mudah dijumpai, trmasuk di Kampung Yoka Distrik Heram yang terletak di dekat Danau Sentani. Pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik dapat menjadi salah satu upaya penanggulangan pencemaran Danau Sentani. Alternatif ini dipilih karena cara pengolahannya sangat mudah dan praktis. Siapapun bisa melakukannya di rumah. Pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik dapat dilakukan melalui tahap persiapan yang terdiri dari : mengumpulkan limbah cangkang telur, mencuci cangkang telur hingga bersih, mengeringkan cangkang telur dibawah sinar matahari kurang lebih selama 2 hari, dan mengahaluskan cangkang telur kering menggunakan blender hingga menjadi tepung cangkang telur. Selanjutnya, masuk tahap pengolahan yang dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu : (1) Menaburkan tepung cangkang telur yang telah dibersihkan di atas tanah sekitar batang tanaman. (2) Mencampurkan 2-3 sdm tepung cangkang telur ke dalam media tanam yang telah dibuat sebelumnya (ukuran pot dengan tinggi 30-35 cm). dan (3) Mencampurkan 1 sdm tepung cangkang telur dengan 1 sdm cuka. Selanjutnya mengencerkannya dengan 1 liter air. Pengolahan limbah cangkang telur. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan metode praktik pembuatan pupuk organik dari limbah cangkang telur dan dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Masyarakat Kampung Yoka yang hadir dalam kegiatan pelatihan yang terdiri dari pekerja/ petugas Puskesmas Yoka, ibu rumah tangga dan beberapa lansia menjadi memahami bahwa limbah cangkang telur banyak manfaatnya untuk tanaman. Masyarakat Kampung Yoka dapat memahami dan dapat meningkatkan keterampilan mengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik sebagai upaya penaggulangan pencemaran perairan di Danau Sentani.
Pembuatan dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekoenzim Dari Kulit Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Ilham Salim; Nada Pertiwi Papriani; Supeno Supeno; Asriani Andini
SAINTIFIK Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.659

Abstract

Kulit nanas merupakan limbah organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi ekoenzim kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr.), mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya, serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Ekoenzim dibuat melalui fermentasi 150 g kulit nanas, 50 g gula aren, dan 500 mL air selama 90 hari. Karakterisasi dilakukan melalui pengamatan organoleptik dan pengukuran pH, sedangkan identifikasi metabolit sekunder dilakukan menggunakan metode skrining fitokimia. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram pada konsentrasi ekoenzim 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menghasilkan perubahan warna dari cokelat menjadi cokelat bening dan aroma khas gula aren menjadi aroma asam segar. Nilai pH menurun dari 6 menjadi 3 setelah fermentasi. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid, sedangkan alkaloid tidak terdeteksi. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekoenzim kulit nanas mampu menghambat pertumbuhan E. coli dengan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 2,41 mm, 4,90 mm, dan 7,20 mm pada konsentrasi 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoenzim kulit nanas memiliki potensi sebagai antibakteri alami terhadap E. coli serta dapat menjadi alternatif pemanfaatan limbah organik yang bernilai tambah.