Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN PEMBUATAN SAMURAI (SPRAY ANTI NYAMUK DARI SERAI) DI DESA WONOSARI Zerfi, Pramesti Wisa; Syakilah, Ahdha; Silalahi , Endah Aulia; Annisha , Chairun; Ardianti, Rini; Jefri; Prastya, Hayyu Andesta; Yahya, Alwi; Yana, Yuda
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5716

Abstract

Indonesia is a tropical country with relatively high humidity levels, which is a supporting factor for the rapid breeding of mosquitoes. Likewise, Wonosari village, which is located in Rangsang sub-district, Meranti Islands Regency, where the area is surrounded by waterways and plantations, causes mosquitoes to breed quite rapidly. To anticipate the dangers caused by mosquitoes, a SAMURAI (Anti-Mosquito Spray from Lemongrass) socialization activity was carried out by KUKERTA UNRI 2024 students. The aim of this activity was to provide information about the dangers of mosquitoes and training for the Wonosari Village community regarding the use of natural ingredients. those around the home environment such as Lemongrass (Cymbopogon citratus) to repel and prevent mosquito bites. The method used is the lecture method (delivery of material), discussion and training. The series of methods is to provide basic knowledge about the dangers of mosquitoes, followed by providing information and training regarding processing Lemongrass into an anti-mosquito concoction that is environmentally friendly and safe from chemicals. The counseling was held on July 27 2024 in the Wonosari Village Office Hall. The success of the activity was the increase in the basic knowledge of the Wonosari village community regarding the dangers of mosquitoes and how to process the natural ingredient lemongrass into a safe and environmentally friendly anti-mosquito concoction.
Pelaksanaan Fungsi Keluarga Ibu Tunggal Disabilitas Fisik Pad Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Pekanbaru Syakilah, Ahdha; Siddid, Siti Sofro
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1553

Abstract

Fungsi keluarga yakni peran atau tugas serta tanggung jawab yang dijalankan didalam keluarga untuk memenuhi semua kebutuhan fisik, emosional, sosial dan spiritual angggota keluarga dan menjaga keberlangsungan kehidupan bersama, melalui fungsi keluarga ini akan dibentuk karakter dan juga kesiapan individu untuk kehidupan dalam bermasyarakat. Penelitian ini mendeskripsikan dan juga menganalisis pelaksanaan fungsi keluarga yang dijalankan oleh ibu tunggal penyandang disabilitas fisik yang ada di Pekanbaru dan juga Ibu tunggal disabilitas fisik yang menghadapi tantangan ganda dalam pelaksanaan fungsi keluarga sebagai orangtua tunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini adalah perempuan penyandang disabilitas yang sudah bercerai (hidup/mati) dan mempunyai anak yang masih berusia kurang dari 18 tahun atau masih tinggal bersama dan juga bertempat tinggal dan juga bekerja di Kota Pekanbaru. Hasil penelitian di temukan bahwa ibu tunggal disabilitas menjalankan fungsi keluarga tanpa adanya bantuan dari ayah anak-anaknya, namun dapat menjalakan fungsi-fungsi keluarga dengan baik dan juga dengan cara mereka sendiri, dan dalam pelaksanaan fungsi keluarga terdapat tantangan-tanggan yang harus dihadapi oleh ibu tunggal disabilitas seperti keterbatasan fisik yang dimiliki oleh mereka, latar Pendidikan yang rendah, fasilitas publik yang belum ramah untuk disabilitas, diskriminasi dari orang banyak mengenai penyandang disabilitas yang dianggap tidak mampu untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki dan memiliki kehidupan normal seperti kebanyakan orang.