Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Metode Discovery learning dalam Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Di TK ZONAKATA Pontianak Bylla, Nada Shalsa; Fransyska, Bella; Sudarti, Sudarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1140

Abstract

Artikel ini membahas penerapan metode discovery learning dalam pembelajaran Sains untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK ZONAKATA Pontianak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak-anak melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam mengembangkan kognisi anak, termasuk kemampuan berpikir kritis. Melalui eksperimen seperti Kapas Pelangi, Jembatan Benang, Bunga Tissue, Botol Anti Tumpah, dan Bom Air, metode discovery learning mengaktifkan partisipasi anak dalam proses belajar, memperkuat observasi, analisis, dan kreativitas mereka. Hasil eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep Sains dan keterampilan berpikir kritis, serta pentingnya pendekatan ini dalam mempersiapkan generasi masa depan yang kompeten.
Pengembangan Media Pembelajaran AssemblrEDU berbasis Augmented Reality pada Materi Memahami Fenomena Alam Bagi Anak Usia Dini di TKIT Al Karima Bylla, Nada Shalsa; Yuniarti, Yuniarti; Maulina, Iin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8084

Abstract

Pembelajaran fenomena alam pada anak usia dini masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam penyampaian konsep yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan menggunakan media pembelajaran konvensional. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya pemahaman konseptual anak serta terbatasnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan AssemblrEDU untuk membantu anak usia dini memahami fenomena alam secara konkret dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model Analysis, Design, dan Development. Subjek penelitian melibatkan guru dan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Al-Karima Kabupaten Kubu Raya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket validasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, pedoman wawancara, serta angket penilaian kelayakan media oleh ahli materi dan ahli media. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menghitung persentase kelayakan media dan secara kualitatif melalui analisis deskriptif terhadap masukan dan saran validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 85% dari ahli materi dan 86% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Media dinilai mampu memvisualisasikan fenomena alam secara jelas, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif anak usia dini. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan AssemblrEDU layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran sains anak usia dini dan berpotensi mendukung peningkatan pemahaman konsep fenomena alam secara bermakna.