Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN.ISBAT NIKAH (TERPADU) PADA. SIDANG KELILING DI PENGADILAN AGAMA SUWAWA OINTU, FEBIOLA A.; KASIM, NUR M.; KAMBA, SRI NANANG M.
GANEC SWARA Vol 18, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i3.1004

Abstract

This research aims to find out about the effectiveness of implementing the marriage isbat at the Suwawa religious court, as well as what factors hinder the effectiviness of implementing the integrated marriage isbat at the Suwawa religious court. This research uses empirical legal research methods, namely the research method is carried out using empirical evidence such as field data as the main data source as well as infoatian obtained from observatians, documentation and interviews.The results of this research can be seen from the stage of the process of implementing the integrated marriage isbat trial which is carried out by the Suwawa religious court which is not efeective and consistent, because every year the quantity of completion of the targer marriage idbat is not yet significant. However, in implementing the integrated marriage isbat, the are factors that hinder the implementation of the marriage isbat, namely that there are still people eho have not registered because they are hampered by the requirements for implementing the marriage isbat. Apart from that, there are technical problems in the field, such as the location of integrated services which is still far away and there are villages that are difficult to reach.
Telaah Yuridis Penetapan Dispensasi Nikah Anak di Bawah Umur Alasan Suka Sama Suka Djuli, Sisinta H.; Kasim, Nur M.; Kamba, Sri Nanang M.
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 2 (2025): Journal Evidence Of Law (Agustus)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i2.1408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dasar pertimbangan hakim dalam memberikan izin dispensasi pernikahan terhadap anak di bawah usia yang sah, dengan alasan saling mencintai, di Pengadilan Agama Limboto. Kajian ini menggunakan pendekatan empiris dalam kerangka kualitatif, serta mengandalkan dua jenis sumber data, melalui data langsung (primer) dan data kepustakaan (sekunder). Temuan studi menunjukkan adanya dua bentuk putusan: permohonan yang dikabulkan dan permohonan yang ditolak. Putusan yang dikabulkan didasarkan pada sejumlah pertimbangan yuridis hakim, antara lain: kesiapan psikologis dan kedewasaan calon mempelai dalam membentuk rumah tangga; tidak adanya larangan pernikahan antara kedua calon menurut hukum Islam; prinsip perlindungan terbaik bagi anak; keterlibatan serta tanggung jawab orang tua; serta adanya alasan mendesak yang relevan menurut peraturan perundang-undangan tentang perkawinan. Sementara itu, penolakan terhadap permohonan terjadi karena beberapa alasan, seperti ketidakhadiran pemohon dalam sidang pembuktian; adanya hubungan persusuan antara kedua calon; serta pertimbangan terkait latar belakang pendidikan anak.
IMPLEMENTASI PEDOMAN TEKNIS PERADILAN TERHADAP PENYELESAIAN PERKARA PERCERAIAN Hidayat, Muhammad Ibnu; Wantu, Fence M.; Kamba, Sri Nanang M.
Law Journal (LAJOUR) Vol 7 No 1 (2026): Law Journal (LAJOUR) Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/lajour.v7i1.333

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pedoman teknis peradilan dalam proses pemeriksaan dan penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama Tilamuta. Permasalahan berangkat dari meningkatnya perkara perceraian serta kebutuhan penerapan standar pembuktian yang konsisten pasca-berlakunya SEMA Nomor 1 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan menganalisis cara hakim menilai alasan perceraian, menetapkan batasan pembuktian, dan mengevaluasi sejauh mana pedoman teknis tersebut berpengaruh terhadap kualitas serta konsistensi putusan. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi persidangan, dan studi dokumen untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedoman teknis mampu memperkuat struktur pemeriksaan, meningkatkan kualitas pendalaman fakta, serta mendorong hakim lebih aktif menggali informasi relevan. Penerapan pedoman juga meningkatkan sensitivitas hakim terhadap aspek psikologis pihak berperkara, perlindungan anak, dan dinamika relasi rumah tangga yang tidak sehat. Namun, pedoman masih menimbulkan tantangan bagi pihak yang kesulitan memenuhi standar pembuktian formal, terutama dalam perkara kekerasan dan penelantaran. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pedoman teknis berperan penting dalam meningkatkan kualitas pertimbangan hukum dan konsistensi putusan, serta memberi kontribusi signifikan bagi penguatan tata kelola pemeriksaan perkara perceraian di pengadilan agama