Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Pemahaman Qawaid Melalui Metode Tutor Sebaya dalam Muthala’ah al-Qira’ah hastang, hastang; Mulyana, Elma
AL-WARAQAH Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Juni 2024
Publisher : IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/awrq.v5i1.6800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami maksud sebuah bacaan dengan pendekatan kaidah bahasa Arab yang dilakukan dengan metode tutor sebaya. Penelitian ini merupakan Penelitian dengan metode kuanlitatif. Adapun yang menjadi subyek penelitian yaitu semester 4 tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri dari 22PBA1 dan 22PBA2. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan observasi dengan instrument unjuk kerja dan pedoman observasi. Data yang telah terkumpul dari hasil penelitian ini akan dianalisa dengan menggunakan analisa data kuanitatif.Hasil penelitian menunjukkan 1) Penerapan metode ini teritegrasi dalam pembelajaran muthalaah 1. Dalam prosesnya, mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Dalam 1 kelompok ada yang ditugaskan sebagai mentor dan lainnya sebagai anggota. Dasar untuk menunjuk mahasiswa menjadi seorang mentor adalah harus memiliki pemahaman Qawaid yang bagus karena ia bertugas membimbing anggota kelompoknya. Setelah melewati proses pembimbingan terhadap bacaan yang sudah dibagikan, maka anggota kelompok harus mempresentasikan hasil bimbingannya dalam bentuk analisis unsur-unsur kalimat yang ada dalam bacaan, menjelaskan fungsi-fungsi kata dalam kalimat yang berorientasi pada keshahihan hasil terjemahan, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari kelompok yang lain 2). Mahasiswa secara umum mampu menjelaskan unsur-unsur dasar dalam sebuah kalimat. Misalnya menjelaskan mubtada’ dan khabar dalam kalimat ismiyah, fi’il, fa’il, dan maf’ul dalam kalimat fi’liyah. 3) Mahasiswa sebagian sudah mampu membaca secara jahriyah dengan harakat yang benar, mampu menerjemahkan kalimat sesuai dengan fungsi-fungsi kata
Nationalism, Media, and Arabic Language Instruction: Cultivating Patriotism at Islamic Universities in South Sulawesi Bustanul Arifin, Nursyirwan; Shadriyah, Shadriyah; Mulyana, Elma
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 10 No. 2 (2026): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/80wc6496

Abstract

Nationalism constitutes a critical value that must be nurtured among university students, particularly in the face of growing threats to national integration. It can be effectively internalized through educational institutions at all levels, from primary schooling to higher education. This study aims to develop instructional media and pedagogical methods grounded in digital technology, specifically Google Translate as an innovative approach to fostering national global literacy. Rather than functioning as a passive translation tool, Google Translate is integrated into a structured instructional framework designed to enhance students' Arabic language proficiency and national global literacy. The study employs a Research and Development (R&D) design with a quantitative approach, and data were analyzed using canonical correlation analysis to measure the relationship between independent and dependent variables, both simultaneously and partially. The initial hypothesis posited that the use of these instructional media and methods would significantly improve students' Arabic language proficiency and national global literacy, both simultaneously and partially. The findings indicate that, when examined simultaneously, the development of Google Translate-based instructional media and methods exerts a significant combined influence on Arabic language proficiency and national global literacy. However, at the partial level, only the development of Google Translate-based instructional methods demonstrated a significant effect on national global literacy, while the other variables did not yield statistically significant results. These findings suggest that the adoption of this instructional methodology contributes to an enhancement of students' national global literacy, which in turn reinforces their sense of nationalism and patriotism.