Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Imunitas dan Produktivitas Puyuh Periode Bertelur dengan Pemberian Tepung Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam Pakan Dawanto, Jirfan; Ulupi, Niken; Maheshwari, Hera
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.3.356

Abstract

Senduduk leaf flour (Melastoma malabatricum L.) is a processed product from weed plants that can potentially be a source of nutrients and bioactive compounds that are beneficial for human and livestock health. This research aims to examine the immunity and productivity of quail during the egg-laying period by administering senduduk leaf flour. This study used 120 female quail aged 40 weeks, which were kept for 4 weeks. The experimental design used was a Completely Randomized Design. The treatment of providing senduduk leaf flour in feed consisted of four treatment levels, namely P0 (without flour), P1 (feed + 1.5% flour), P2 (feed + 3% flour), and P3 (feed + 4.5% flour). The data were analyzed using Analysis of Variance and descriptive analysis. The results showed that adding senduduk leaf meal can reduce egg yolk cholesterol and increase quail immunity. Adding senduduk leaf meal at a 3% level produced the best immunity and performance, with a feed conversion value of 2.81. The 4.5% addition of senduduk leaf flour produced the lowest cholesterol level in quail egg yolk. Keywords: egg quality, immunity, performance, quail, senduduk leaf
Performa Produksi Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Pada Periode Bertelur Dengan Suplementasi Tepung Daun Senduduk (Melastoma Malabathricum L.) Dalam Pakan Dawanto, Jirfan
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi tepung daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) dalam pakan terhadap konsumsi pakan, produksi telur, dan konversi pakan pada puyuh (Coturnix coturnix japonica) selama periode bertelur. Sebanyak 128 ekor puyuh betina berumur 40 minggu digunakan dalam penelitian ini dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan: P0 (kontrol tanpa tepung daun senduduk), P1 (pakan + 1,5% tepung daun senduduk), P2 (pakan + 3% tepung daun senduduk), dan P3 (pakan + 4,5% tepung daun senduduk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun senduduk hingga 3% meningkatkan produksi telur hingga 73,25% dengan efisiensi konversi pakan terbaik (2,81). Namun, suplementasi 4,5% menurunkan efisiensi pakan akibat tingginya kandungan tanin yang berpotensi mengikat protein. Kesimpulannya, suplementasi tepung daun senduduk sebesar 3% dalam pakan merupakan dosis optimal untuk meningkatkan performa produksi puyuh. Kata Kunci: Performa Produksi; Puyuh; Tepung Daun Senduduk
Pemanfaatan Tepung Tulang Ayam dalam Pembuatan Kerupuk Kaya Kalsium Ikrima Qubailal Fajri; Tati Murniati; Dawanto, Jirfan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Desember 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i2.6800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan kalsium serta menilai tingkat kesukaan konsumen terhadap kerupuk yang diformulasikan dengan penambahan tepung tulang ayam melalui uji organoleptik. Level konsentrasi tepung tulang ayam yang digunakan pada penelitian ini P0 = 0% (kontrol), P1 = 10%, P2 = 20%, P3 = 30%. Parameter ukur meliputi kandungan kalsium serta karakteristik organoleptik (rasa, warna, tekstur dan aroma) dengan melibatkan 16 penelis semi-terlatih menggunakan uji hedonik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua parameter yang diuji. Secara keseluruhan, penggunaan tepung tulang mampu meningkatkan nilai gizi kerupuk serta kadar kalsium. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut, perlu dilakukan optimasi konsentrasi penambahan dan perbaikan metode pengolahan agar mutu organoleptk yang dihasilkan tetap terjaga tanpa menurunkan kandungan kalsium. Kata kunci: Kerupuk, Tepung tulang, Organoleptik, Kalsium