Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Pendidikan Islam Dalam Menciptakan Generasi Muda Yang Berakhlakul Karimah di Era Gen-Z di MA Al-Washliyah 12 Perbaungan Husna, Nisaul; Arzila, Dwi; Annisa, Mutia; Syafitri Nst, Rizky Amanda; Daulay, Afrahul Fadhilla
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 3 (2024): Madani, Vol. 2, No. 3 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12635586

Abstract

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi: Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi didinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif Dalam merancang penelitian tentang tantangan dan strategi peranan penting pendidikan islam dalam menciptakan generasi muda yang berakhlakul karimah di era gen z, pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dianggap paling tepat. Studi kasus terhadap sekolah MAS AL-WASHLIYAH 12 Perbaungan dalam hal ini memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam dan menyeluruh mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan islam dan mewujudkan peranan penting pendidikan islam dalam menciptakan generasi muda yang berakhlakul karimah di era gen z, serta srategi-strategi yang diterapkan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Beberapa di antaranya adalah menerapkan pendekatan pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk meningkatkan minat siswa, serta mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kegiatan sehari-hari di madrasah. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pendidikan Islam, sehingga untuk membentuk akhlak dan kepribadian yang baik pada generasi muda dapat tercapai dengan lebih optimal. Secara keseluruhan, pendidikan Islam berupaya membentuk individu yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki akhlak yang- mulia, sehingga mampu menjadi anggota masyarakat yang baik dan berkontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan.
Proses Penerapan Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MAS Persiapan Negeri 4 Medan Arzila, Dwi; Lubis, Cindy Aulia; Putra, Ilham Maha; Alhilal, Hazral Noval; Arlina, Arlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan strategi pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dalam pembelajaran Akidah Akhlak, serta mengidentifikasi hasil penerapannya terhadap keaktifan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis. Subjek penelitian adalah guru Akidah Akhlak, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual telah diterapkan secara bertahap dan sistematis melalui tujuh komponen utama kontekstual, yaitu konstruktivisme, inkuiri, questioning, learning community, modeling, refleksi, dan penilaian autentik. Penerapan strategi ini mampu mengaitkan materi Akidah Akhlak dengan realitas kehidupan siswa, meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, serta membantu internalisasi nilai-nilai akidah dan akhlak dalam sikap dan perilaku siswa. Dengan demikian, strategi pembelajaran kontekstual dinilai efektif dalam menciptakan pembelajaran Akidah Akhlak yang bermakna, interaktif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Workshop Eco Craft Keset dari Kaos Bekas untuk Membangun Keterampilan Produktif Siswa SD Khairi, Ichwanul; Arzila, Dwi; Annisa, Mutia; Mingka, Arief Mu’afi; Seto, Muhammad Bayu; Halizah, Nur; Nasution, Majidah Rizki; Nabila, Siti; Siagian, Nadin Naila Fitri; Purba, Zainal Arifin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.6891

Abstract

Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara 2026 tentang upaya penurunan kemiskinan ekstrem. Observasi awal di Desa Bah Butong I menunjukkan bahwa kaos lama belum dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Tujuan kegiatan membekali siswa dngane keterampilan produktif siswa dalam mengolah kaos bekas menjadi keset kaki serta mengenalkan peluang ekonomi kreatif sejak dini. Workshop Eco Craft Produktif dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 di SDN 091421 Emplasemen Bah Butong I, Kabupaten Simalungun, dengan 23 siswa kelas VI yang dipilih secara purposif dan dibagi menjadi empat kelompok (tiga kelompok beranggotakan enam siswa dan satu kelompok beranggotakan lima siswa). Metode meliputi koordinasi dengan sekolah, penyampaian materi, praktik langsung memilih, memotong, menganyam, dan menjahit kaos bekas, pendampingan mahasiswa dan guru, serta pengumpulan data melalui observasi, angket kepada seluruh peserta, dan wawancara terhadap enam siswa terpilih. Hasil menunjukkan bahwa keempat kelompok (100%) menghasilkan keset kaki yang layak pakai, 21 dari 23 siswa (91%) terampil membuat keset, dan 13 siswa (57%) berminat memproduksinya secara mandiri meskipun sebagian terkendala modal usaha. Keterbatasan jumlah kaos bekas dan waktu menyebabkan tidak semua siswa menyelesaikan keset secara utuh dalam satu pertemuan. Workshop ini layak dijadikan pengenalan awal keterampilan produktif dan kewirausahaan bagi siswa sekolah dasar. Eco-Craft Workshop Using Used T-shirts to Strengthen the Productive Skills of Elementary School Students Abstract This activity was part of the flagship program of the 2026 Student Community Service (KKN) of Universitas Islam Negeri Sumatera Utara on reducing extreme poverty. An initial observation in Bah Butong I Village showed that old T-shirts had not yet been turned into something of economic value. The activity aimed to improve students’ productive skills in making doormats from used T-shirts and to introduce creative economic opportunities early. The Productive Eco Craft Workshop was held on 13 August 2026 at SDN 091421 Emplasemen Bah Butong I, Simalungun Regency, with 23 sixth-grade students selected purposively and divided into four groups (three groups of six students and one group of five). The method included coordination with the school, delivery of material, hands-on practice in selecting, cutting, weaving, and simple sewing of used T-shirts, mentoring by university students and teachers, and data collection through observation, a questionnaire given to all participants, and interviews with six selected students. All four groups (100%) produced usable doormats, 21 of 23 students (91%) were skilled in making doormats, and 13 students (57%) were interested in producing them independently, although some were constrained by start-up capital. Limited amounts of used T-shirts and limited time meant that not all students completed a doormat in a single session. The workshop is a feasible first introduction to productive skills and entrepreneurship for elementary school students