Rahmadin, M. Gifari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Nilai Pendidikan Pada Cerita Rakyat Sasak Cupak Gerantang Karya Sagimun M.D Rahmadin, M. Gifari; Marii; Efendi, Mahmudi; Musaddat, Syaiful
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i2.7717

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam cerita rakyat Sasak Cupak-Gerantang Karya Sagimun M.D. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa kata-kata, kalimat-kalimat atau teks-teks yang terdapat dalam Cerita rakyat Sasak ‘Cupak-Gerantang’. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan dengan  mengumpulkan informasi dan data dengan mencatat, memilah, dan menelaah nilai pendidikan, berupan nilai pendidikan agama, moral, dan sosial dalam cerita Cupak-Gerantang. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah:  Mengidentifikasi, Mengklasifikasikan, Mendeskripsikan, Menganalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pendidikan yang paling dominan adalah nilai pendidikan moral yaitu 24 kutipan yang meliputi disiplin, rendah hati, komitmen, keteladan, dan solidaritas. Selanjutnya, nilai pendidikan agama menempati urutan kedua, yaitu 18 kutipan yang meliputi akhlak kepada agama ‘ketaqwa’, akhlak pada manusia, dan akhlak peribadi. Nilai pendidikan yang paling akhir adalah nilai pendidikan sosial, yaitu 15 kutipan, yang meliputi kerjasama, mufakat dan tolong menolong. Hal ini berarti bahwa cerita rakyat Sasak ‘Cupak-Gerantang’ dapat digunakan di sekolah tetapi harus disesuaikan dengan karakteristik siswa. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa cerita ini cukup bagus untuk dijadikan sebagai dasar untuk membentuk nilai-nilai pendidikan peserta didik oleh para guru, mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan menengah.