Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Akuntansi Pada Usaha Coffee Shop di Kota Bogor Roni Adi
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 9 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i9.2440

Abstract

This research was conducted to see the extent of the application of financial reporting by coffee shop entrepreneurs in the city of Bogor. In general, coffee shop entrepreneurs in Bogor city have conducted financial records, with the use of digital media and tools. But in accounting, almost most of them have not done financial reporting to the fullest, which is based on the reason that the business they are doing is still relatively small and also on the basis of business ownership is still under a private name. These problems often become obstacles in efforts to develop the business in a bigger direction due to external partners as capital providers or investors who cannot support due to the absence of accurate financial information data. The research used descriptive qualitative methods, data extraction was carried out by literacy studies and direct examination in the field at coffee shop businesses in Bogor City.
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial Pengusaha Online di Kota Bogor Roni Adi
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 9 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i9.2441

Abstract

This research was conducted to see the extent of the application of management accounting information systems by online entrepreneurs in the city of Bogor in encouraging the creation of good managerial performance. In general, onlone entrepreneurs in the city of Bogor who have used the concept of management financial information systems, on average, are ready to face global competition in this disruptive era. They realise that challenges and competition occur not only among fellow online entrepreneurs, but will also continue to compete with conventional entrepreneurs. So with the core they are fully aware of the managerial performance that they must develop and improve every time. The research used descriptive qualitative methods, data extraction was carried out by literacy studies and direct examination in the field on online entrepreneurs in Bogor City.
Analisis Peran Sistem Informasi Akuntansi Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Pengusaha Coffee Shop di Kota Bogor Adi, Roni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam mendukung proses pengambilan keputusan strategis oleh para pengusaha coffee shop di Kota Bogor. Dalam era persaingan bisnis yang semakin kompetitif, pemanfaatan informasi akuntansi yang akurat, relevan, dan tepat waktu menjadi sangat penting dalam merumuskan strategi usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi pada beberapa coffee shop yang telah menggunakan SIA secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIA memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung keputusan strategis, seperti penentuan harga jual, pengelolaan biaya operasional, serta perencanaan ekspansi usaha. Informasi yang dihasilkan oleh sistem tersebut membantu pemilik usaha dalam mengidentifikasi peluang pasar dan menilai risiko bisnis secara lebih objektif. Penelitian ini merekomendasikan kepada para pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner, untuk mengoptimalkan penggunaan SIA sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan jangka panjang yang berorientasi pada pertumbuhan usaha.
PERAN MODAL KULTURAL DAN KOMUNITAS BETAWI DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BERBASIS EKONOMI HIJAU, SIRKULAR DAN DIGITAL DI JAKARTA (STUDI KASUS: KOMUNITAS LASKARU JAGAKARSA) Roni Adi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Betawi memiliki potensi besar dalam mendukung konsep ekonomi hijau, sirkular dan digital dalam konteks pembangunan berkelanjutan di Jakarta. Sebagai bagian dari identitas Jakarta, budaya Betawi tidak hanya merefleksikan warisan tradisional tetapi juga memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang dapat berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Hal ini menjadi semakin penting khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan ekonomi berkelanjutan yang melibatkan peran serta masyarakat berbasis prinsip ekonomi hijau, sirkular dan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Pierre Bourdieu tentang modal kultural dan prinsip ekonomi berkelanjutan dalam konteks budaya Betawi yang diterapkan oleh komunitas Laskaru dalam pengelolaan ekonomi hijau, sirkular dan digital di Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menggunakan metode analisis literature review dan pendekatan kualitatif analisis naratif yang menggabungkan observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan lokal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik tradisional dan pengetahuan lokal yang diterapkan oleh komunitas Laskaru Jagakarsa mampu memperkuat strategi pengelolaan ekonomi berkelanjutan melalui pendekatan berbasis komunitas. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi budaya, lingkungan, dan teknologi dalam merancang kebijakan pelestarian dan pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat di wilayah urban. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan kebijakan yang mendorong integrasi ekonomi hijau, sirkular dan digital berbasis budaya lokal sebagai strategi pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan