p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sagu
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK MUTU VELVA PEPAYA DAN PISANG AMBON Herawati, Netti; Mutiara, Syawatul; Riftyan, Emma
Jurnal Sagu Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sagu.23.1.p.1-8

Abstract

Velva merupakan salah satu jenis makanan pencci mulut (frozen dessert) yang umumnya terbuat dari campuran pure buah, gula, dan bahan penstabil yang dibekukan sehingga memiliki tekstur halus dan menyerupai es krim. Buah pepaya memiliki aroma yang khas, sehingga jika diolah menjadi produk olahan velva akan menghasilkan aroma yang kurang disukai. Aroma velva pepaya dapat diperbaiki dengan mengombinasikan buah lainnya seperti pisang ambon.  Pisang ambon memiliki aroma yang khas, karena daging pisang ambon mengandung komponen-komponen volatil yang dapat menimbulkan aroma khas dari pisang ambon. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh rasio terbaik dari bubur pepaya dan bubur pisang ambon terhadap karakteristik kimia dan sensori velva. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan.  Perlakuan velva dalam penelitian ini yaitu perbandingan bubur buah pepaya dan pisang ambon meliputi PP1 (70:30), PP2 (60:40), PP3 (50:50), PP4  (40:60), PP5 (30:70).  Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan ANOVA. Jika F hitung lebih besar atau sama dengan F tabel maka analisis akan dilanjutkan dengan uji lanjut duncan multiple range test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati adalah total padatan, overrun, waktu leleh, kadar serat kasar, vitamin C, dan penilaian sensori. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa jumlah bubur buah pepaya dan bubur pisang ambon yang berbeda berpengaruh nyata terhadap overrun, waktu leleh, kadar serat kasar, total padatan, dan penilaian sensori.  Perlakuan terpilih berdasarkan parameter uji adalah jumlah bubur buah pepaya dan pisang ambon PP3 (50:50) menghasilkan total padatan 27,75%, overrun 7,69%, waktu leleh 14,15 menit, kadar serat kasar 2,40%, vitamin C 23,47 mg, berwarna oranye, berasa pisang, beraroma pisang, dan lembut serta secara hedonik disukai oleh panelis. 
KARAKTERISTIK MUTU VELVA PEPAYA DAN PISANG AMBON Herawati, Netti; Mutiara, Syawatul; Riftyan, Emma
SAGU Vol. 23 No. 1 (2024): SAGU Journal – Agri. Sci. Tech., Maret, 2024, Vol. 23 : No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frozen combination of fruit puree, sugar, and stabilizers is commonly used to produce velva, a frozen food product with a smooth texture similar to ice cream. Papaya fruit has a distinctive aroma, so if it is processed into processed velva products it will produce an aroma that is less favorable. The aroma of velva papaya can be improved by combining other fruits such as ambon banana which has a distinctive aroma. This research aimed to obtain the best ratio of papaya puree and ambon banana puree based on the quality characteristics of velva. This research used a completely randomized design (CRD) to produce 15 experimental units, with five treatments and three replications. The treatment in this study was PP1 (70:30), PP2 (60:40), PP3 (50:50), PP4 (40:60), and PP5 (30:70). Parameters observed include total solids, overrun, melting time, crude fiber content, vitamin C, and sensory evaluation. The variance results showed that overrun, melting time, crude fiber content, total solids, and sensory evaluation were significantly influenced by variations in the amount of papaya puree and ambon banana puree. Based on analysis parameters, the selected treatment was a ratio of papaya puree and ambon banana puree PP3 (50:50), producing a total solids of 27.75%, an overrun of 7.69%, a melting time of 14.15 minutes. The crude fiber content of 2.40%. vitamin C 23,47 mg. Orange in color, banana flavor, and soft and hedonically liked by the panelists.