Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

URGENSI PEMBENTUKAN RELAWAN TANGGUH BENCANA DI KECAMATAN PARONGPONG, KABUPATEN BANDUNG BARAT Agustian, Yanyan; Rejeki, Diah Sri; Agustine, Merryam; Ashshiddiq, Raden Herdian Bayu
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i3.840

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu pemerintah kecamatan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2018-2023, khususnya pada Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (poin 4.1.19). Fokus utama adalah pada pengurangan risiko bencana, tanggap darurat bencana, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, serta penyediaan sistem informasi data bencana melalui pembentukan relawan bencana. Pembentukan relawan bencana dilakukan melalui Forum Group Discussion yang melibatkan berbagai pihak dari tingkat kecamatan, kepala desa, hingga kepala dusun. Metode Pengabdian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan stakeholder terkait. Analisis data dilakukan dengan pendekatan induktif untuk memahami implementasi dan dampak dari pembentukan relawan bencana dalam mengurangi risiko bencana di Kecamatan Parongpong. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa pembentukan relawan bencana melalui Forum Group Discussion telah memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kecamatan Parongpong. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi termasuk koordinasi antarstakeholder dan ketersediaan sumber daya yang memadai untuk mendukung kegiatan relawan bencana. Simpulan dari Pengabdian ini adalah bahwa pembentukan relawan bencana melalui Forum Group Discussion merupakan langkah strategis yang efektif dalam menghadapi risiko bencana di Kecamatan Parongpong. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat koordinasi antarstakeholder dan memastikan tersedianya sumber daya yang memadai guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Kata Kunci: MitigasiBencana, Sesar Lembang, RelawanBencana
Mitigasi dan Tanggap Bencana di Darah Pedesaan Rawan Gempa Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko; Ashshiddiq, Raden Herdian Bayu; Hasan, Fuad
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.158

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap gempa bumi di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Masyarakat di wilayah ini kurang memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi risiko gempa, meskipun daerah ini rentan terhadap gempa akibat Patahan Lembang di utara Bandung. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa melalui edukasi dan penyediaan sarana mitigasi bencana. Metode yang digunakan meliputi pembuatan rambu evakuasi, peta jalur evakuasi, serta modul kesiapsiagaan bencana yang disosialisasikan dan dilatihkan kepada warga melalui serangkaian pelatihan dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat. Selain itu, umpan balik positif dari peserta mengindikasikan peningkatan kesadaran terhadap ancaman bencana dan pentingnya langkah-langkah mitigasi. Kesimpulannya, program ini berhasil sebagai langkah awal dalam mitigasi risiko bencana di daerah tersebut. Dengan partisipasi berkelanjutan dan dukungan dari pihak terkait, program ini memiliki potensi untuk menjadi model berharga dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah berisiko tinggi lainnya. Langkah selanjutnya adalah mengintegrasikan program ini dengan upaya penanggulangan bencana yang lebih luas guna memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.