Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Manajemen Konflik Rumah Tangga Oleh Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Jannah, Fitri Miftahul; Zulfan, Zulfan; Elfia, Elfia
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 13 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v13i2.7186

Abstract

Perkawinan merupakan sebuah ikatan yang memiliki nilai yang suci dan sakral. Perkawinan adalah ikatan yang terbangun antar pria dan wanita baik lahir maupun batin sebagai suami istri dengan tujuan membangun sebuah keluarga (rumah tangga) yang hadir sakinah mawaddah warahmah. Konflik atau permasalahan adalah suatu hal yang tak dapat dihindari bagi sesiapapun yang melakukan hubungan atau kontak, perkawainan yang awalnya didasari atas arsa kasih dan sayangpun akan menhadapi konflik atau permasalahan kelaknya di dalam kehidupan rumah tangganya. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan berbagai sumber berupa hasil penelitian dan diurai dengan metode deskripsi. Adapun hasil penelitian saya menujukkan bahwa peranan BP4 (Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) dalam mengurangi angka perselisihan yang berakibat perceraian tidak berjalan amksimal dikarenakan adanya beberapa kendala yang dihadapi di lapangan.
Kaidah ‘Aam, Khas dan Takhshish dalam Hukum Keluarga Jannah, Fitri Miftahul; Ramadany, Tri; Azwar, Zainal
Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2023): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2023
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v19i2.580

Abstract

Pronunciation is an expression with which one thing can be understood. However, the meaning of the pronunciation will be greatly influenced by something that goes hand in hand with it. The meaning of lafaz can mean aam (general), special (special), and Takhsis. This paper will explore how lafaz can mean am, distinctive, and takhsis, accompanied by an explanation of the rules/provisions that can influence it. This study uses the library research method, where later the author will explain the discussion by including examples from the Koran and Hadith to find a clearer understanding of a syara' proposition. The results of this study found that there are three family laws that have gone through the stages of the takhshish rule, where the existing 'aam' pronunciation from the syara' proposition is taken so that the meaning becomes narrower or limited.
MENUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN MELALUI PRAKSIS KRITIS PENDIDIKAN SAINS EMANSIPATORIS DI SEKOLAH DASAR Gustina, Devi Maya; Rahayu, Dwi Puri; Jannah, Fitri Miftahul; Julianto, Julianto; Susiyawati, Enny; Hidayati, Fitria
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8021

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pentingnya pendidikan sains emansipatoris di tingkat sekolah dasar untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan berkelanjutan pada siswa. Dalam konteks perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin parah, pendidikan berbasis keberlanjutan menjadi sangat penting untuk membentuk generasi yang peduli terhadap alam. SD Negeri 1 Sonoageng, dengan pendekatan pendidikan yang melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan berbasis lingkungan, menjadi lokasi penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan sains emansipatoris dapat memfasilitasi pembelajaran yang kritis dan transformatif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran sains dan wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan beberapa siswa. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola-pola penting dalam praktik pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan sains emansipatoris di SD Negeri 1 Sonoageng efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis siswa, meskipun terdapat tantangan dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan sumber daya dan tekanan kurikulum. Siswa menunjukkan perubahan perilaku positif terhadap lingkungan dan merasa lebih bertanggung jawab atas keberlanjutan alam sekitar. Kesimpulannya, pendidikan sains emansipatoris dapat menjadi alat yang efektif dalam membentuk kesadaran lingkungan berkelanjutan pada siswa sekolah dasar, meskipun membutuhkan dukungan kebijakan dan sumber daya yang lebih baik.