Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI SISTEM INFORMASI DI DINAS KOPERASI & UMKM MINAHASA Onibala, Angely Wulandari; Moningkey, Efraim R. S.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30200

Abstract

Kecanggihan teknologi saat ini sangat luas dan cepat, sehingga kita dapat mempermudah pekerjaan yang akan dilakukan. Menggunakan kecanggihan teknologi saat ini, kita dapat menemukan dan mendapatkan semua data yang kita butuhkan serta memperluas jaringan komunikasi kita. Kecanggihan komputer sangat diminati banyak orang karena banyak perusahaan dan lembaga saat ini menggunakannya. Salah satunya adalah Dinas Koperasi & UMKM Minahasa, yang merupakan salah satu lembaga pemerintah di bawah naungan pemerintah kabupaten Minahasa dan menggunakan teknologi komputer untuk melakukan pekerjaan tentang pengelolaan data.
Priority Queue Algorithm Enhances Public Report Handling Efficiency and Accountability: Algoritma Priority Queue Meningkatkan Efisiensi dan Akuntabilitas Penanganan Laporan Publik Detuage, Rivni; Santa, Kristofel; Moningkey, Efraim R. S.
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1864

Abstract

The mechanism for handling public aspirations and reports in the Minahasa Regency Regional People's Representative Council (DPRD) still faces inefficiency and low accountability due to the manual process. The conventional First-In-First-Out (FIFO) system is unable to differentiate the urgency of reports, resulting in delayed follow-up of critical reports. This study designs and implements a web based Public Information Portal (PIP) that integrates a priority queue algorithm to automatically sort reports based on their urgency. The development method used is the Waterfall method. Test reults sgow significant performance improvements, marked by a recuation in waiting time for high priority reports by more than 50% and increased accuracy of handling based on urgency levels. This system also strengthens public accountability thorugh a real time status tracking feature. By offering a technical solution not found in previous research—namely an automatic prioritization mechanism specifically for managing aspirations within the DPRD—this study fills a research gap and makes a significant contribution to improving service quality and fulfilling the mandate of the Public Information Disclosure Law. Highlights• Priority queue mechanism reduces waiting time for high-priority reports by over 50%.• Automatic urgency-based sorting improves accuracy and responsiveness in report handling.• Real-time status tracking increases public accountability and transparency. KeywordsPublic Information Portal; Priority Queue Algorithm; Regional People's Representative Council; E-Government Transparency; Public Service Efficiency
Interactive Web Geographic Information System Mapping Fire Prone Areas Using Dijkstra Algorithm: Pemetaan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Interaktif Lokasi Rawan Kebakaran Menggunakan Algoritma Dijkstra Moningkey, Efraim R. S.; Ratu, Regina Gloria; Santa, Kristofel
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1865

Abstract

General Background: Fire disasters pose serious risks to public safety, material assets, and environmental sustainability, requiring rapid access to accurate spatial information. Specific Background: In Minahasa Regency, fire-prone area mapping and fire-fighting resource records are still managed manually, limiting information dissemination and slowing emergency response. Knowledge Gap: Existing practices lack an integrated web-based GIS that combines spatial visualization with shortest route analysis for operational fire management. Aims: This study aims to design and develop an interactive web-based Geographic Information System to map fire-prone areas, fire station locations, and water sources while providing shortest route recommendations using the Dijkstra Algorithm. Results: The system was developed using the Waterfall model with PHP, MySQL, and Leaflet.js, and black box testing confirmed that spatial data management, interactive visualization, administrative boundary filtering, and shortest route calculations operated as intended. Novelty: The research introduces the integration of fire-prone area mapping, fire-fighting resource management, and Dijkstra-based route analysis supported by OSRM within a single web GIS platform for Minahasa Regency. Implications: The developed system supports faster spatial information access and decision-making in fire management by providing route and water source recommendations through an interactive GIS interface. Highlights• Manual fire mapping processes were replaced by a centralized web-based GIS platform• Shortest route calculations were generated through integrated Dijkstra and OSRM services• Spatial visualization supported administrative filtering and emergency decision support KeywordsGeographic Information System; Fire Prone Areas; Dijkstra Algorithm; Spatial Mapping; Shortest Route
Implementasi Algoritma Dijkstra Untuk Menentukan Rute Terpendek Perjalanan Wisata Di Kabupaten Muna Sanusi, Rahmat Hidayat; Kenap, Audy A.; Moningkey, Efraim R. S.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Dijkstra dalam menentukan rute terpendek perjalanan wisata di Kabupaten Muna serta membangun sistem berbasis web yang mampu menampilkan visualisasi rute secara interaktif. Kabupaten Muna memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah sehingga wisatawan sering mengalami kesulitan dalam menentukan jalur perjalanan yang efisien. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang dapat membantu pengguna menemukan rute terpendek agar perjalanan menjadi lebih efektif, hemat waktu, dan biaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan perangkat lunak Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan sistem. Data penelitian berupa koordinat lokasi wisata dan jarak antar lokasi diperoleh melalui observasi, Google Maps, serta data dari instansi terkait. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter 4, database MySQL, serta Leaflet.js untuk visualisasi peta, sedangkan perhitungan rute dilakukan menggunakan algoritma Dijkstra pada graf berbobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Dijkstra mampu menentukan rute terpendek dari titik awal Kota Raha menuju berbagai destinasi wisata dengan akurat. Sistem yang dihasilkan dapat menampilkan jalur perjalanan pada peta digital serta memberikan informasi jarak tempuh secara otomatis. Dengan adanya sistem ini, wisatawan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien, sedangkan pemerintah daerah dapat memanfaatkannya sebagai media pendukung pengembangan pariwisata berbasis teknologi di Kabupaten Muna.