Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERATURAN UNDANG UNDANG KEPARIWISATAAN REPUBLIK INDONESIA Manuhutu, Fadillah; Rediyasa, I Wayan; Pricilia, Jeanny
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35415

Abstract

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan merupakan landasan hukum utama dalam pengelolaan dan pengembangan industri pariwisata di Indonesia. Undang-undang ini mengatur berbagai aspek, termasuk definisi pariwisata, jenis-jenis usaha pariwisata, peran pemangku kepentingan, serta pembinaan dan pengawasan kegiatan kepariwisataan. Memahami landasan hukum yang mengatur industri pariwisata di Indonesia sangat penting untuk memastikan kepatuhan, keberlanjutan, dan pengembangan sektor yang semakin maju. Analisis Normatif atau Peninjauan Tekstual, Memeriksa teks peraturan perundang-undangan secara mendalam untuk memahami isi, tujuan, dan maksud dari peraturan tersebut. Pariwisata Indonesia menghadapi beberapa tantangan, seperti infrastruktur yang terbatas, kemacetan di destinasi populer, kualitas pelayanan yang belum konsisten, dan regulasi yang kadang kurang jelas. Selain itu, persaingan dengan negara-negara tetangga dalam memperebutkan wisatawan juga menjadi tantangan tersendiri. Di sisi lain, pariwisata Indonesia memiliki banyak potensi dan peluang untuk berkembang. Kekayaan alam dan budaya yang beragam, serta minat wisatawan internasional yang tinggi terhadap destinasi-destinasi di Indonesia menjadi modal besar untuk mengembangkan industri pariwisata.
The Community Knowledge, Attitude, and Practices (KAP) Regarding Household Waste Sorting and its Impact on Public Health in Denpasar, Bali Rediyasa, I Wayan; Nakamura, Yui; Tanaka, Kaito
Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijmsa.v2i6.2816

Abstract

Background. Household waste mismanagement remains a persistent environmental and public health challenge in rapidly urbanizing Indonesian cities, including Denpasar, Bali. Despite government-led campaigns promoting household waste sorting, community responses vary widely, suggesting gaps in knowledge, attitude, and practices (KAP) that may influence health outcomes. Purpose. This study investigates the level of community KAP regarding household waste sorting and evaluates its potential impact on public health indicators within urban neighborhoods of Denpasar. The objective is to identify critical behavioral determinants that strengthen or weaken waste-sorting compliance and to assess how these behavioral patterns correlate with sanitation-related health risks. Method. A cross-sectional survey was conducted involving 420 households selected through multistage cluster sampling across four districts in Denpasar. Data were collected using a validated KAP questionnaire, complemented by direct environmental observations and secondary health records from local community health centers. Results. The results indicate that although 78% of respondents show adequate knowledge about waste sorting, only 52% demonstrate positive attitudes, and merely 39% consistently practice proper waste segregation. Poor practice scores strongly correlate with higher reports of mosquito-borne illnesses and household-level sanitation hazards (p < 0.05). Regression analysis suggests that attitude mediates the translation of knowledge into practice, making it a key leverage point for behavioral change. Conclusion. This study concludes that improving public health in Denpasar requires targeted interventions that address not only informational gaps but also motivational and infrastructural barriers to waste-sorting practices. Strengthening community engagement and localized environmental health programs is essential for sustainable behavioral compliance.