Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Marketing Public Relations Bioskop Drive-In dalam Membangun Brand Image Perusahaan Angellia, Angellia; Oktavianti, Roswita
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15668

Abstract

The film industry has been hit hard by the Covid-19 pandemic. The number of moviegoers continues to shrink, and now more films are shown via streaming or on-demand platforms. Drive-In Cinema is presented to provide entertainment for watching movies in the car to the public as well as helping filmmakers in Indonesia. Drive-In Cinema itself is an activity of watching movies in the car. This Drive-In cinema activity was initially not popular enough in Indonesia but has been popular in several countries. The researcher raised the issue of the drive-in cinema's marketing public relations strategy in building the company's brand image. In this case, PR marketing carried out by the Senja Alam Sutra Drive-In company, Tangerang, is to be known to the public. This study uses qualitative research methods with descriptive study methods. Data is collected by using interviews, observation, and documentation techniques. The results show that: first, the pull strategy used by Drive-In Senja is to collaborate with the mass media and actively use social media to publish engaging content. Second, the push strategy is to hold promos and get benefits from content creator followers. Third, the passing strategy used is by collaborating with MSMEs. Industri perfilman terpukul karena pandemi Covid-19. Jumlah penonton bioskop terus menyusut dan kini penayangan film lebih banyak melalui streaming atau platform on demand. Bioskop Drive-In dihadirkan dengan tujuan memberikan hiburan menonton film di dalam mobil kepada masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha perfilman di Indonesia. Bioskop Drive-In sendiri merupakan aktivitas menonton film di dalam mobil. Aktivitas bioskop Drive- In ini awalnya belum cukup popular di Indonesia, namun sudah popular beberapa negara. Peneliti mengangkat persoalan bagaimana strategi marketing public relations bioskop drive- in dalam membangun brand image perusahaan. Dalam hal ini, marketing PR yang dilakukan perusahaan Drive-In Senja Alam Sutra, Tangerang, agar lebih dikenal masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pull strategy yang digunakan Drive-In Senja adalah bekerja sama dengan media massa dan aktif menggunakan media sosial sebagai publikasi konten menarik. Kedua, push strategy yang digunakan adalah mengadakan promo-promo dan mendapatkan keuntungan dari pengikut content creator. Ketiga, pass strategy yang digunakan adalah dengan berkolaborasi bersama UMKM.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGERAKAN HARGA EMAS DUNIA Putri, Amanda Yosephine Eka; Amir, Afriza; Angellia, Angellia
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yd1n7v17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, indeks S&P 500, dan indeks dolar Amerika Serikat terhadap pergerakan harga emas dunia. Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang dianggap sebagai aset lindung nilai (safe haven), terutama pada kondisi ketidakpastian ekonomi global. Oleh karena itu, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi harga emas menjadi penting bagi investor dan pengambil kebijakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data bulanan periode Januari hingga Desember 2024 yang diperoleh dari situs resmi seperti goldprice.org, tradingeconomics.com, dan yahoo. finance. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda, yang didahului dengan uji asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen, yaitu inflasi, suku bunga, indeks S&P 500, dan indeks dolar berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga emas dunia. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam kondisi ekonomi global yang dinamis, faktor-faktor tersebut dapat mendorong kenaikan harga emas karena perannya sebagai alat lindung nilai terhadap risiko pasar