Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PARITAS DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS MLATI II SLEMAN Novianti, Rina; Wahyuntari , Evi
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa sekitar 12.230.142 ibu hamil di seluruh dunia mengalami masalah selama trimester ketiga kehamilan, dengan 30% mengalami masalah kecemasan saat melahirkan. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan data sebanyak 158 ibu hamil trimester III. Hasil wawancara pada ibu hamil trimester III didapatkan 3 dari 5 ibu mengalami kecemasan. Kecemasan ini umumnya disebabkan oleh ketakutan dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hubungan paritas dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Mlati II Sleman. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan waktu yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah sampel 61 pada penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil analisis diperoleh nilai p value 0.000 (p-value < 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi Persalinan Di Puskesmas Mlati II Sleman. Kesimpulan ibu hamil yang sudah pernah melahirkan cenderung akan bisa meminimalisir kecemasan dibanding dengan ibu hamil yang belum pernah melahirkan. Saran diharapkan kepada responden agar menyiapkan fisik dan mental yang prima serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang hal-hal yang perlu dilakukan menjelang proses melahirkan melalui buku, media massa maupun media elektronik sehingga kecemasan ibu selama kehamilan trimester III dapat berkurang.
Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri: Nutritional Status and the Incidence of Anemia in Adolescent Girls Rohmayat, Riska Tri; Wahyuntari , Evi
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i2.1343

Abstract

Anemia gizi besi pada remaja merupakan masalah gizi  yang paling  utama  di  Indonesia,  yang  disebabkan karena kekurangan zat besi, protein, vitamin C, vitamin K. Anemia pada remaja putri disebabkan karna kehilangan zat besi sebasar 1,3 mg/hari setiap menstruasi. Pervalensi anemia gizi besi pada remaja putri di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) khususnya kabupaten sleman pada tahun 2018 adalah 22,86%, jumlah ini meningkat 12,5% dari tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 subjek dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data diantaranya timbangan berat badan, pengukur tinggi badan, HB elektrik dan lembar observasi. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil  analisis status gizi normal sebanyak 24 subjek (48%), status gizi kurus sebanyak  14 subjek (28%), status gizi gemuk sebanyak 12 subjek (24%). Sedangkan remaja mengalami anemia sebanyak 29 subjek (58%), remaja tidak mengalami anemia sebanyak  21 subjek (42%). Hasil uji statistik chi square nilai p value = 0.049 dengan p value < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Artinya ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia di SMA Negeri 1 Godean. Diharapkan dapat berguna untuk menambah informasi kepada remaja anemia khususnya tentang terpenuhinya status gizi remaja agar terhindar dari anemia.