Yati Ruhayati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Perilaku Aktivitas Fisik dan Promosi Gaya Hidup Sehat Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Muhamad Nurul Rafli; Yati Ruhayati; Jajat, Jajat; Adang Suherman; Surdiniaty Ugelta; Imas Damayanti; Kuston Sultoni; Mohammad Zaky; Nur Indri Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i4.1614

Abstract

Gaya hidup sehat merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menjaga dan memelihara pola makan, pikiran, kebiasaan dan juga lingkungan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat pada siswa SMA Se Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 359 yang berusia 15 tahun sampai dengan 19 tahun (M = 16.62 ± SD = 0,915). Partisipan terdiri dari 197 laki-laki dan 162 perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Health Promoting Lifestyle Profile II. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji descriptive statistic untuk mendeskripsikan karakteristik partisipan, independent sample T-test digunakan untuk menguji perbedaan berdasarkan gender dan status tempat tinggal, One Way ANOVA digunakan untuk menguji perbedaan berdasarkan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan aktivitas fisik dan gaya hidup sehat yang signifikan antara partisipan laki laki dan perempuan (p= 0.211), sementara itu terdapat perbedaan yang signifikan antara partisipan yang berstatus tempat tinggal dengan orang tua dan partisipan yang berstatus tempat tinggal kost (p = 0.001 < 0,05). Demikian halnya berdasarkan keterlibatan ekstrakurikuler juga terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0,038). Status tempat tinggal dan keterlibatan dalam ekstrakurikuler mempengaruhi perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat pada siswa SMA, sementara gender tidak mempengaruhi. Perlu adanya perhatian khusus terkait dengan lingkungan individu remaja sebagai upaya meningkatkan perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat.
Analisis Promosi Gaya Hidup Sehat dan Aktif pada Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Barat Muhammad Dzulfikar Firdaus; Adang Suherman; Jajat, Jajat; Surdiniaty Ugelta; Yati Ruhayati; Kuston Sultoni; Imas Damayanti; Mohammad zaky; Nur Indri Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i2.1612

Abstract

Gaya hidup sehat memiliki pengaruh yang besar dalam kesehatan dan kebugaran yang menjadi faktor penting dalam menentukan kesehatan dan penyakit seseorang, bahkan gaya hidup sehat berdampak pada peningkatan kesejahteraan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi promosi gaya hidup sehat dan aktif pada mahasiswa perguruan tinggi negeri di Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan kuesioner Health Promoting Lifestyle Profile II. Partisipan terdiri dari 641 mahasiswa yang berusia antara 18 tahun sampai dengan 24 tahun (M =21,05 ± SD= 1,369) yang terdiri dari 326 laki-laki dan 315 perempuan dan partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan descriptive statistics untuk mengetahui jumlah partisipan berdasarkan karakteristik partisipan, sementara itu, independent samples t-test dilakukan untuk mengetahui perbedaan rata-rata skor gaya hidup sehat dan aktif berdasarkan jenis kelamin dan status tempat tinggal dan one way ANOVA untuk mengetahui perbedaan berdasarkan status tempat tinggal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara mahasiswa berdasarkan jenis kelamin yang memiliki nilai (p < 0,05) dan jenis UKM yang diikuti dengan nilai (p < 0,05), sementara itu tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan status tempat tinggal yang memiliki nilai (p > 0,05). Dengan demikian, promosi gaya hidup sehat dan aktif harus terus dilakukan untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan aktif pada mahasiswa.
Analisis Perilaku Aktivitas Fisik dan Promosi Gaya Hidup Sehat Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Muhamad Nurul Rafli; Yati Ruhayati; Jajat, Jajat; Adang Suherman; Surdiniaty Ugelta; Imas Damayanti; Kuston Sultoni; Mohammad Zaky; Nur Indri Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i4.1614

Abstract

Gaya hidup sehat merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menjaga dan memelihara pola makan, pikiran, kebiasaan dan juga lingkungan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat pada siswa SMA Se Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 359 yang berusia 15 tahun sampai dengan 19 tahun (M = 16.62 ± SD = 0,915). Partisipan terdiri dari 197 laki-laki dan 162 perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Health Promoting Lifestyle Profile II. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji descriptive statistic untuk mendeskripsikan karakteristik partisipan, independent sample T-test digunakan untuk menguji perbedaan berdasarkan gender dan status tempat tinggal, One Way ANOVA digunakan untuk menguji perbedaan berdasarkan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan aktivitas fisik dan gaya hidup sehat yang signifikan antara partisipan laki laki dan perempuan (p= 0.211), sementara itu terdapat perbedaan yang signifikan antara partisipan yang berstatus tempat tinggal dengan orang tua dan partisipan yang berstatus tempat tinggal kost (p = 0.001 < 0,05). Demikian halnya berdasarkan keterlibatan ekstrakurikuler juga terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0,038). Status tempat tinggal dan keterlibatan dalam ekstrakurikuler mempengaruhi perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat pada siswa SMA, sementara gender tidak mempengaruhi. Perlu adanya perhatian khusus terkait dengan lingkungan individu remaja sebagai upaya meningkatkan perilaku aktivitas fisik dan gaya hidup sehat.
ANALISIS HEART RATE BERDASARKAN KARAKTERISTIK ELEVASI: STUDI PADA PENDAKIAN CEPAT DI ATAS 3000 MDPL Naufal Subhan Maulana; Jajat; Asep Ridwan Kurniawan; Yati Ruhayati; Kuston Sultoni; Adang Suherman
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/a1t7sv63

Abstract

Pendakian gunung di atas 3000 MDPL memiliki tantangan fisiologis signifikan, terutama terkait perubahan heart rate akibat tekanan udara rendah, suhu dingin, dan kebutuhan oksigen meningkat. Tujuan dari penelitian ini menganalisis perubahan heart rate berdasarkan elevasi selama pendakian cepat di ketinggian di atas 3000 MDPL. Metode pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada 7 pendaki dengan teknik total sampling. Pengukuran heart rate dilakukan menggunakan Polar RC3 GPS dan elevasi dengan Garmin Etrex-10 Hand GPS. Lokasi penelitian adalah Gunung Gede Pangrango via Cibodas, dengan pengumpulan data di 20 pos (13 naik, 7 turun). Hasil dari penelitian ini yaitu heart rate meningkat signifikan seiring elevasi. Faktor-faktor yang memengaruhi adalah kecepatan pendakian, suhu lingkungan, dan kebugaran partisipan. Kesimpulannya bahwa elevasi memengaruhi heart rate secara signifikan karena adaptasi tubuh terhadap penurunan oksigen dan peningkatan kebutuhan energi. Implikasi dari penelitian ini yaitu pemantauan heart rate dan pengaturan kecepatan pendakian penting untuk menjaga kesehatan di ketinggian tinggi.