Pendakian gunung di atas 3000 MDPL memiliki tantangan fisiologis signifikan, terutama terkait perubahan heart rate akibat tekanan udara rendah, suhu dingin, dan kebutuhan oksigen meningkat. Tujuan dari penelitian ini menganalisis perubahan heart rate berdasarkan elevasi selama pendakian cepat di ketinggian di atas 3000 MDPL. Metode pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada 7 pendaki dengan teknik total sampling. Pengukuran heart rate dilakukan menggunakan Polar RC3 GPS dan elevasi dengan Garmin Etrex-10 Hand GPS. Lokasi penelitian adalah Gunung Gede Pangrango via Cibodas, dengan pengumpulan data di 20 pos (13 naik, 7 turun). Hasil dari penelitian ini yaitu heart rate meningkat signifikan seiring elevasi. Faktor-faktor yang memengaruhi adalah kecepatan pendakian, suhu lingkungan, dan kebugaran partisipan. Kesimpulannya bahwa elevasi memengaruhi heart rate secara signifikan karena adaptasi tubuh terhadap penurunan oksigen dan peningkatan kebutuhan energi. Implikasi dari penelitian ini yaitu pemantauan heart rate dan pengaturan kecepatan pendakian penting untuk menjaga kesehatan di ketinggian tinggi.
Copyrights © 2025