Shoolikhah, Luthfiya ‘Aqidatu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Ice Breaking dengan Metode Permainan terhadap Keaktifan Peserta Didik Fase A dalam Pembelajaran Matematika Shoolikhah, Luthfiya ‘Aqidatu
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p40-46

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan dan menarik minat peserta didik merupa­kan salah satu kunci utama keberhasilan guru dalam mengajar, meskipun dalam pelaksanaannya seringkali dihadapi dengan kendala, terutama dalam menjaga konsentrasi peserta didik agar tetap fokus memperhatikan materi, terutama dalam mata pelajaran matematika yang sering kali bersifat abstrak. Salah satu strategi efektif untuk menciptakan pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik adalah dengan menggunakan ice breaking dan me­tode permainan. Metode ini tidak hanya memecah kebekuan awal dalam kelas, tetapi juga meningkatkan interaksi sosial dan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar-mengajar. Penggunaan benda-benda konkret dalam metode permainan, seperti gelas dan mangkok plastik yang bertulis­kan angka, membantu peserta didik untuk memahami konsep matematika secara lebih konkret dan nyata. Artikel ini bertujuan untuk menggali imple­mentasi ice breaking dan metode permainan terhadap keaktifan peserta didik fase A dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian meliputi guru kelas dan peserta didik kelas 2 fase A. Hasil observasi menun­jukkan bahwa penerapan ice breaking dengan metode permainan efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran mate­matika, khususnya dalam materi bilangan. Implementasi ini telah terbukti menjadi alternatif yang efektif dalam menciptakan suasana kelas yang interaktif dan dinamis. Pembelajaran yang mengimplementasikan ice break­ing dan permainan tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang me­nyenangkan, tetapi juga menjadikan proses pembelajaran lebih berpusat pada peserta didik, memungkinkan mereka untuk aktif berpartisipasi dan memahami konsep-konsep matematika dengan lebih baik.