Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evacuation Model of Earthquake in Multi-Storey Building using 3D GIS and Agent-Based Model Arifati, Azmiyatul; Nisaa', Ratri Ma'rifatun; Nurmaya, Acintya; Wardana, Randy Alihusni
Indonesian Journal of Geography Vol 57, No 3 (2025): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.92295

Abstract

Evacuation simulations in multi-storey building using 3D GIS and ABM require further study. Existing models lack comprehensive input on various building attributes. This research aims to develop a model for simulating earthquake evacuations in multi-storey buildings. The building and its occupants (agents) are modeled in detail, with building dimensions and designs obtained through measurements and field surveys. A field observation was conducted to determine agent's distribution. Agents placed in the building model are given certain behaviors once evacuation begins. The research focuses on a multi-storey building at Universitas Gadjah Mada (UGM). The model can assess the effectiveness of current evacuation facilities. Computer simulation results show that 266 agents require 140.8 seconds to evacuate, with no bottleneck observed at any location. A guest agent, assumed to lack knowledge of the building’s emergency information, is observed to exit last. In contrast, the fastest evacuation is achieved by agents familiar with the building, represented by a group of lecturers/staff. Model validation, through comparison with a drill simulation, shows a time difference of 0.45 seconds. Findings indicate that, under current scenarios, the building’s evacuation facilities have adequate capacity. 
Management and Analysis Social Vulnerability to Earthquake in Joho Hamlet, Jambidan Village, Banguntapan District, Bantul Regency Nurmaya, Acintya; Amanda, Muhamad Denis
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.998 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69050

Abstract

alam. Dusun Joho termasuk daerah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dusun Joho merupakan wilayah masuk kedalam wiayah dengan tingkat kerawanan gempabumi yang tinggi dikarenakan lokasinya dekat dengan sesar opak. Hal ini meningkatkan risiko saat terjadinya bencana gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi risiko timbulnya korban jiwa ketika terjadinya bencana gempa bumi dengan penentuan Lokasi Titik Kumpul. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk analisis spasial dan untuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul menggunakan software ArcGIS. Kajian ini penting dilakukan karena wilayah Dusun Joho memiliki kerentanan sosial yang tinggi terhadap bencana gempa bumi. Untuk analisis kerentanan, analisis spasial dilakukan melalui bangunan eksisting dan dokumen rencana tata ruang. Rekomendasi untuk pengelolaan dan mitigasi di masa depan untuk meminimalkan dampak tsunami di daerah pemukiman dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dusun Joho terletak pada zona sebaran kepadatan penduduk sangat tinggi Analisis spasial juga menunjukkan bahwa dokumen tata ruang dan tata guna lahan yang ada tidak mempertimbangkan risiko bencana gempabumi. Oleh karena itu, rekomendasi kami memberikan solusi tempat penampungan sementara yang memungkinkan untuk setiap potensi dampak gempabumi dan pendekatan mitigasi untuk mengurangi kerentanan sosial.