Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Hardi, Hardi; Astuti, Sri Dweni
MUARA Vol 5, No 1 (2022): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v5i1.53

Abstract

Dalam proses pembelajaran matematika banyak mahasiswa tidak bisa membuat koneksi dalam matematika, sehingga menyebabkan kemampuan mahasiswa dalam koneksi matematis rendah. Masalah ini dikarekan  metode dan pendekatan tidakah cukup untuk meningkatkan prestasi matematika pada mahasiswa.  Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis mahasiswa, (2) untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis mahasiswa ditinjau dari gaya belajar, (3). untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada pendekatan pembelajaran dan mengetahui perbedaan prestasi belajar.Metode Penelitian ini, menggunakan model atau desain concurrent triangulation yaitu  menggabungkan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Sampel diambil dengan menggunakan random sampling pada mahasiswa Akademi pelayaran Nasional Surakarta dengan program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan.Berdasarkan hasil penelitian kita dapat gambaran bahwa perkembangan koneksi matematis mahasiswa lebih baik dari sebelumnya.  (1) Kemampuan awal koneksi matematis mahasiswa: koneksi antar topik, koneksi dengan disiplin ilmu lain dan koneksi dengan dunia nyata tergolong rendah. (2) Para mahasiswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan gaya belajar auditori dan gaya belajar kinestetik. (3) Dalam pembelajaran dengan pendekatan kontekstual, semua mahasiswa pada gaya belajar apapun memiliki prestasi belajar yang sama. Sedangkan pada gaya belajar mahasiswa dengan visual, auditori dan kinestetik, tidak terdapat perbedaan prestasi antara siswa dengan pendekatan kontekstual, pendekatan pemecahan masalah dan pembelajaran langsung.
PENANGANAN IMPOR INTERMEDIATE BULK CONTAINER TANK PT LAHUD JAYA ABADI SECARA FULL CONTAINER LOAD OLEH PT LINK PASIPIK INDONUSA CABANG SURABAYA Astuti, Sri Dweni; Supriyanta, Supriyanta; Sutikno, Sutikno
MUARA Vol 7, No 2 (2024): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i2.90

Abstract

Proses penerimaan barang impor menggunakan service Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) adalah salah satu dari bagian pelayanan jasa forwarding dari PT Link Pasipik Indonusa cabang Surabaya. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah:1) keterlambatan penerimaan dokumen, 2) efektivitas waktu pengurusan pengeluaran container dari Pelabuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bagaimana peranan PT Link Pasipik Indonusa dalam aktivitas barang impor IBC Tank PT Lahud Jaya Abadi, 2) untuk mengetahui prosedur yang dilakukan PT Link Pasipik Indonusa dalam pengiriman barang impor PT Lahud Jaya Abadi, 3) untuk mengetahui dokumen apa saja yang diperlakukan PT Link Pasipik Indonusa dalam proses pengeluaran barang impor PT Lahud Jaya Abadi.Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Link Pasipik Indonusa cabang Surabaya dari bulan februari 2022 sampai bulan April 2022. Teknik pengumpulan data: observasi, interview, studi pustaka, dan dokumentasi, data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan informasi yang dijadikan peneliti adalah staf operasioanl dan staf customer service.Hasil dari penelitian ini adalah 1) prosedur dilakukan dalam pengurusan barang impor meliputi dari:, a). menerima dokumen dari consignee, b). cek ETA kapal, c).pembuatan draft PIB, d). pembuatan surat pengambilan delivery order (D/O), e).menunggu PIB dikonfirmasi consignee kemudian PIB di online kan untuk mendapat respon billing , f). billing PIB di e-mail kan ke consignee untuk dibayarkan, g). setelah billing dibayarkan respon selanjutnya SPPB, h). penyerahan dokumen ke bea cukai (wajib dokumen original). 2) dokumen yang diperlukan dalam pengurusan barang impor meliputi: a). bill of lading, b). commercial invoice, c). packing list, d). Asuransi, e). Pemberitahuan Impor Barang (PIB), f). Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPBB), g). Delivery Order (D/O). 3) peranan PT Link Pasipik Indonusa sebagai Freight Forwarding (ship owner container EMKL) sebagai pemilik/penyedian kontainer dan space di kapal dan juga sebagai wakil pemilik barang (consignee) untuk mengurus dokumen-dokumen serta barang-barang yang digunakan dalam perdagangan internasional.
KEGIATAN EKSPOR IMPOR DI PT ADINDA TRAN KARGO SEMARANG Haryanta, Joko Tri; Astuti, Sri Dweni; Saputra, Guntur Erik
MUARA Vol 8, No 2 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i2.107

Abstract

Kegiatan ekspor impor selalu dilakukan oleh suatu negara, tapi ada beberapa yang harus diperhatikan dalam ekspor impor seperti armada, SDM, trailer dan container.Tujuan penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui kegiatan alur ekspor impor, 2). untuk mengetahui dokumen yang digunakan dalam  kegiatan ekspor impor. 3). untuk mengetahui Instansi yang menangani kegiatan ekspor impor.Penelitian ini di lakukan pada PT Adinda Tran Kargo Semarang selama 6 bulan, Jenis   kualitatif deskriftif.  metode pengumpulan data dengan  dokumen, obserpasi langsung dan wawancara. Wawancara  kepada pimpinan, staff karyawan dan staff operasional. Data yang terkumpol  dianalisis,  penarikan kesimpulan.Hasil Penelitian 1).   Alur kegiatan ekpor impor di PT Adinda Tran Kargo Semarang: dimulai dari a). Eksportir membuat shipping instruction, b). Penerbitan Delivery Order dan Nota Persetujuan Ekspor,  c). Semua dokumen ekspor dan dokumen pendukung lain diserahkan kepada shipper, 2).   Dokumen dokumen yang digunakan dalam prosedur ekspor a). Packing List  b).  Invoice, c).   Shipping Intruction,  d).  Delivery order,  e). quipment Interchange Recipt, f). Perincian Perhitungan Pembayaran g).   Job order.  3).  Pihak yang terkait dalam penanganan prosedur ekspor  adalah a). Bea cukai,  b). Dinas perindustrian dan perdagangan, c). Karantina, d).   Terminal Peti Kemas Semarang,  e).  Bank devisa dan  Perusahaan Asuransi.