Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEAUSAN, KOEFISIEN GESEK DAN KONDUKTIVITAS TERMAL KAMPAS REM TROMOL PADA SEPEDA MOTOR BERBAHAN KOMPOSIT KULIT KOPI DAN MgO Amelia Gustiani; Sailon; Ahmad Zamheri
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 5 No. 2 (2024): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12738725

Abstract

Peningkatan limbah kulit kopi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara dalam mengurangi limbah kulit kopi yaitu dengan memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai bahan campuran dalam pembuatan kampas rem. Pembuatan kampas rem dilakukan dengan variasi komposisi dengan resin epoxy sebagai variable tetap serta kulit kopi dan MgO sebagai variable bebasnya dimana variasinya 40%:20%, 30%:30%, 20%:40%. Kemudian sampel kampas rem dilakukan pengujian keausan, koefisien gesek dan konduktivitas termal. Dari pengujian tersebut didapatkan hasil terbaik pada keausan kering dan basah pada variasi komposisi kulit kopi 20% dengan nilai 6,615 x 10-4 mm2/kg.m.dan 4,760 x 10-4 mm2/kg.m, pada pengujian koefosoen gesek dan konduktivitas termal mendapatkan nilai terbaik pada komposisi kulit kopi 40% dengan nilai 0,58666667 dan 0,1569145 𝑊/𝑚.ᵒK.
Perancangan Dan Pembuatan Cetakan Ornamen Teralis Dari Aluminium Muhammad Arkan; Sailon; Syamsul Rizal
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Resit Multidisiplin Edukasi (Edisi Maret 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i3.193

Abstract

The metal casting process is the process of pouring molten metal produced from melting into a mold at the melting temperature of the metal. Aluminum casting is generally done by the Sand Casting method, using a sand mold. Aluminum itself is a metal that is often used for various purposes, ranging from household appliances, construction, to automotive components and various other applications. This study focuses on the design and manufacture of aluminum trellis ornament molds, which are intended to improve production efficiency and the quality of the final product. The data processing method used in this study is the FEA (Finite Element Analysis) method. From the results of the analysis carried out through the FEA (Finite Element Analysis) analysis method that has been applied, it can be concluded that the stress distribution in the trellis ornament mold increases significantly with an increase in load from 50kg to 150kg. The results of the study also show that the mold is able to withstand loads of up to 150kg with tension and exceeding that which is within the safe limit. From the results of this study, it is recommended to make recommendations for improvements including the use of alternative materials with higher strength, redesigning the geometry of the mold to reduce stress concentration, and optimizing the process. Therefore, the results of this research are expected to be used in the future as a reference or literature to increase insight into the development of stronger and more efficient aluminum trellis ornament molds.
PENGARUH PUTARAN DAN WAKTU TERHADAP KETAHANAN AUS PADA ALUMINIUM Septrianti, Nabila Adisty; Sailon; Mardiana; Rizal, Syamsul
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 3 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/machinery.v6i3.10427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi putaran dan waktu terhadap ketahanan aus pada aluminium. Aluminium merupakan salah satu material yang sering digunakan dalam berbagai industri karena sifatnya yang ringan dan tahan korosi. Namun, salah satu kelemahan aluminium adalah ketahanannya terhadap aus yang relatif rendah. Dalam penelitian ini, sampel aluminium diuji menggunakan mesin tribometer dengan variasi putaran 500, 700, dan 900 RPM sedangkan variasi waktu pengujian adalah 10,20 dan 30 menit. Dari pengujian tersebut didapatkan hasil putaran dengan nilai keausan aluminium paling tinggi didapatkan dengan RPM 900 dengan nilai keausan0,070 g dan nilai keausan yang paling rendah didapatkan dengn RPM 500 dengan nilai keausan 0,014 g. Dan hasil tingkat keausan dengan waktu aluminium yang paling rendah didapatkan dengan waktu 10 menit dengan nilai rata-rata keausan 0,02111 g dan nilai keausan yang paling tinggi didapatkan dengan waktu 30 menit dengan nilai rata- rata keausan 0,61333 g.