Meilanie, R Sri Martini
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) Bersama Pendidik Paud Bekerjasama dengan IGTKI Kecamatan Pulogadung Meilanie, R Sri Martini; Gunarti, Winda; Wardani, Dina Kusuma; Satrio, M Galih
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i5.996

Abstract

Pembelajaran berbasis digital saat ini sudah banyak diterapkan oleh pendidik di tiap satuan pendidikan terkhusus di tingkat PAUD, pembelajaran berbasis digital mampu memberikan pembelajaran yang mudah diterima dan menarik bagi peserta didik. Dengan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya pendidik PAUD bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam membuat Alat Permainan Edukatif berbasis digital secara tepat. Pelaksanaan kegiatan ilakukann secara langsung dengan menggunakan metode workshop yang berlangsung selama 4 jam. Pelatihan tersebut mengombinasikan antara teori & praktik yang diikuti oleh 50 Pendidik PAUD dengan bekerjasama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Pulogadung. Hasil dari berlangsungnya kegiatan pelatihan ini mampu memberikan kontribusi dan manfaat bagi pendidik PAUD dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan aplikasi digital Canva For Education dalam menciptakan sebuah alat permainan edukatif berupa Kartu Bilangan yang menarik bagi peserta didik PAUD. Dari pelaksanaan workshop dan menciptakan sebuah produk alat permainan edukatif berupa kartu bilangan diharapkan pembelajaran berbasis digital pada satuan PAUD dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran secara bermakna.
Cooperative Learning Model with ICT Media Towards Children's Mathematical Literacy Ramadan, Awalia Nor; Meilanie, R Sri Martini; Rahayu, Wardani
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 10 No 1 (2025): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.10.1.42-49

Abstract

The learning problems in early childhood in Indonesia that are currently faced are increasingly complex, not only from the pedagogical side of teachers but also faced with low mathematical literacy learning outcomes. Therefore, in early childhood learning, it is necessary to design a cooperative model with ICT media that can answer the challenges of the needs of the times. The purpose study is to measure the influence of cooperative learning with the help of ICT media on the improvement of mathematical literacy skills in children. This study is a quasi-experimental research with treatment by level 2x2 factorial Nonequivalence Posttest-Only Control Design, using mixed methods such as interviews and observations. Based on intensive processes and observations, the findings of this study show that the cooperative model with ICT media affects children's mathematical literacy skills. This is proven by the results of the ANAVA test obtained Fcount = 7.437 < Ftable = 161 and a significance value of 0.008 < 0.05, then it is concluded that there is a difference in the results and the results of the t-test show the acquisition of a score tcount = 23.662 with df = 87, so that ttable = 1.98761, tcount  ttable With the results of 23,662 > 1.9796, the literacy ability of children who were given the cooperative model treatment was higher than that of the group who were taught with the conventional learning model.
Persepsi Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Anak Usia Dini Pada Siswa Usia 4-6 Tahun Ningtias, Nadia Estu; Meilanie, R Sri Martini; Dhieni, Nurbiana
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1303

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak usia dini di Indonesia masih tinggi, sehingga penting untuk memahami peran orang tua dalam pendidikan seks sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi orang tua terhadap pendidikan seks pada anak usia dini. Studi ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan kuesioner tertutup pada 100 orang tua siswa usia 5-6 tahun sebagai subjek penelitian. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi pola persepsi dan dukungan orang tua. Hasil menunjukkan mayoritas orang tua memiliki persepsi positif dan mendukung pelaksanaan pendidikan seks, meskipun sebagian masih merasa canggung membahas topik ini. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya program sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan bagi orang tua, agar pendidikan seks dapat diberikan secara efektif di lingkungan keluarga. Salah satunya karena persepsi orang tua yang menganggap pendidikan seks tabu serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menyampaikannya.  
MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI: TINJAUAN PUSTAKA Ningtias, Nadia Estu; Meilanie, R Sri Martini; Dhieni, Nurbiana
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 9, No 1 (2025): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v9i1.104238

Abstract

Pendidikan seks pada anak usia dini merupakan isu yang semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan, terutama terkait upaya perlindungan diri anak sejak usia dini. Anak usia 5-6 tahun berada pada masa krusial dalam mengenal tubuhnya, memahami batasan, serta membentuk identitas diri. Namun, pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan dalam mengenalkan pendidikan seks pada kelompok usia ini masih menjadi tantangan bagi pendidik dan orang tua. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran pendidikan seks anak usia dini melalui metode literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual berbasis narasi, seperti buku cerita bergambar terbukti efektif dalam membantu anak memahami konsep tubuh pribadi, hak atas tubuh, serta keberanian melapor. Selain itu, media berbasis permainan dan diskusi terbimbing juga memiliki dampak positif terhadap pemahaman anak secara menyeluruh. Buku bergambar memungkinkan anak memaknai pesan melalui ilustrasi dan cerita sesuai dengan dunia mereka, sementara pendekatan bermain menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pemilihan media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan ramah anak sangat penting dalam mendukung efektivitas pendidikan seks di jenjang pendidikan anak usia dini. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pendidikan Seks, Media Pembelajaran  ABSTRCTSex education in early childhood is an issue that has received increasing attention in the world of education, especially related to efforts to protect children from an early age. Children aged 5-6 years are at a crucial time in recognizing their bodies, understanding boundaries, and forming self-identity. However, the approach and learning media used in introducing sex education in this age group is still a challenge for educators and parents. This article aims to examine various learning media used in learning early childhood sex education through the literature review method. The results show that narrative-based visual media, such as picture storybooks, are effective in helping children understand the concept of personal body, body rights, and the courage to report. In addition, game-based media and guided discussions also have a positive impact on children's overall understanding. Picture books allow children to interpret messages through illustrations and stories according to their world, while the play approach creates a fun learning atmosphere. The conclusion of this study confirms that the selection of interactive, contextual and child-friendly learning media is crucial in supporting the effectiveness of sex education in early childhood education.Keywords: Early Childhood, Sex Education, Learning Media