Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Bibliometrik Analisis Tren Penelitian Kesehatan Lingkungan di Jakarta Nisrinah, Nisrinah; Mushliha, Mushliha; Annisa, Annisa
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9438

Abstract

Jakarta adalah ibukota negara Indonesia dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan meningkat setiap tahunnya. Populasi penduduk yang tinggi tentu menimbulkan berbagai masalah lingkungan baik udara, air maupun tanah. Penelitian tentang pencemaran di Jakarta telah banyak dilakukan, namun belum diketahui tren penelitian terkait pencemaran di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian dan bagaiman polusi ini berdampak pada kesehatan lingkungan di Jakarta. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dengan menggunakan aplikasi VOSviewer serta mengambil data penelitian dari Scopus pada tahun 2020-2025. Adapun kata kunci yang digunakan yaitu Pollution dan Jakarta serta menggunakan publikasi tahun 2020-2025 sehingga didapatkan 367 dokumen.  Hasil dari analisis bibliometrik disajikan dalam bentuk network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Dari analisis ini dapat diketahui hubungan diantara artikel- artikel. Hasilnya ditemukan bahwa jumlah penelitian tentang pencemaran meningkat dari tahun 2022 sampai 2024. Adapun tema yang paling banyak dibahas yaitu pencemaran udara. Berdasarkan overlay visualization didapatkan bahwa pencemaran udara masih menjadi topik penelitian yang banyak dibahas dan topik yang mulai sering dibahas yaitu mikroplastik, sampah plastik dan deep learning pada tahun 2023-2025, sedangkan remote sensing dan transportasi perkotaan mulai tidak dibahas lagi. Berdasarkan hasil analisis network visualization, penelitian terbagi menjadi 4 kelompok yaitu pencemaran udara, pencemaran perairan, dampak polusi dan pemodelan pencemaran. Dari hasil analisis di atas, adapun saran yang diberikan yaitu penelitian selanjutnya sebaiknya perlu melakukan penelitian yang lebih banyak membahas pencemaran tanah dan dampaknya pada kesehatan masyarakat di Jakarta karena tema ini masih jarang diteliti. Selain itu perlu dilakukan penelitian pencemaran dengan didukung bantuan teknologi dengan menggunakan deep learning.
Strategi Pemasaran Komoditi Sarang Burung Walet di Kecamatan Basala Kabupaten Konawe Selatan Nisrinah, Nisrinah; Razak, Abdul; Lisapaly, David C.E
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2585

Abstract

Usaha sarang burung walet memiliki potensi ekonomi tinggi, namun pengembangannya menghadapi berbagai kendala internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan usaha sarang burung walet serta merumuskan strategi pengembangannya di Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Subjek penelitian ini adalah pelaku usaha sarang burung walet setempat. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal pendukung meliputi siklus panen cepat, harga tinggi, dan jaringan pemasaran yang baik, sedangkan kendala internal berupa kurangnya dukungan pemerintah dan penggunaan teknologi manual. Faktor eksternal mencakup tingginya permintaan pasar, namun dihadapkan pada fluktuasi harga dan hama. Strategi pengembangan meliputi diferensiasi produk, peningkatan kualitas melalui sertifikasi (ISO dan HACCP), digitalisasi pemasaran, serta konservasi habitat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan agresif terukur dengan orientasi pasar ekspor dapat meningkatkan daya saing. Implikasi dari strategi ini diharapkan menjadikan Kecamatan Basala sebagai sentra produksi sarang walet yang unggul dan berkelanjutan.
Studi Bibliometrik: Analisis Tren dan Pemetaan Pengetahuan Mikroplastik Serta Dampak Kesehatan di ASEAN: Studi Bibliometrik Berbasis Scopus (2019-2024) Nisrinah, Nisrinah; Mushliha, Mushliha
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i6.7174

Abstract

Plastic waste is a problem faced by various countries, especially ASEAN member countries. Microplastics are even more dangerous if they enter the food chain. Several studies have found microplastics in aquatic biota, which, if consumed by humans at certain levels, can harm health. In the ASEAN region, research related to microplastics is still limited despite the region having high levels of plastic pollution. This study seeks to investigate the interconnectedness of microplastic research in ASEAN through bibliometrics. Vosviewer was used for bibliometric studies to provide a comprehensive overview and identify future research directions based on past works in the Scopus database on microplastics. This study utilized 1,656 journal articles from the last five years, from 2019 to 2024, focusing on 10 ASEAN countries. The analysis results show that research is still dominated by studies of microplastic pollution and distribution in aquatic environments, with an emphasis on particle abundance. Although attention to aspects of toxicity, bioaccumulation, and human health implications is starting to increase, research integrating the physicochemical properties of microplastics with toxicological mechanisms and biological impacts is still limited. Furthermore, indicator organism-based biomonitoring approaches and comprehensive risk assessments have not been widely developed. Therefore, further research needs to focus on interdisciplinary approaches that link microplastic characteristics, adsorbed contaminants, and health impacts.