Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ekstrakulikuler Rohis dalam mencegah perilaku Hedonisme Siswa di SMAN 10 Palembang Rahmad Mahadi
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v1i1.2

Abstract

Gaya hidup hedonisme merupakan sebuah bentuk gaya hidup yang hanya mengedepankan kesenangan semata tanpa memikirkan apa dampak dari hal yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi lebih dalam mengenai bagaimana ekstrakulikuler Rohis memegang peranan penting dalam mencegah siswa agar tidak berperilaku hedonisme dalam kehidupannya. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kulaitatif. Penelitian kualitatif ini menggunakan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Beberapa peran Ekstrakulikuler Rohis dalam mencegah perilaku hedonisme yaitu, mengadakan ceramah mingguan yang di dalamnya terdapat pengingat agar dapat hidup sederhana tanpa berlebihan, program kerja yang dilakukan Ekstrakulikuler Rohis sering menggunakan barang bekas yang masih layak pakai agar dapat digunakan kembali dan tidak menjadi sia-sia setelah satu kali pakai, selain itu terdapat juga kegiatan bakti sosial dan infaq rutin mingguan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Ekstrakulikuler turut memegang peran dalam mencegah perilaku hedonisme Siswa di SMAN 10 Palembang.
PEMIKIRAN KEISLAMAN SYAMSUDDIN AS-SUMATRANI TERHADAP TANTANGAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT MELAYU NUSANTARA Ramadhani, Sandrina; Donna Takrim; Rahmad Mahadi; Abu Mansur; Nurlaila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40454

Abstract

This study aims to analyze the Islamic thought of Syamsuddin As-Sumatrani and his intellectual responses to the social, cultural, and political challenges faced by the Malay Nusantara society during the 16th–17th centuries. Using a qualitative research method based on library research, this study examines Syamsuddin’s works, classical manuscripts, and relevant modern academic literature. The findings indicate that his thought is rooted in philosophical Sufism, particularly the concept of wahdat al-wujud, which he successfully contextualized within the spiritual landscape of Acehnese and Malay society. Syamsuddin developed a Sufi-based public ethic as a response to emerging social issues resulting from global trade and intercultural interactions. Culturally, he promoted an Islamization model grounded in local wisdom by selecting and reinterpreting Malay customs that aligned with the principles of monotheism. In the political sphere, he emphasized a spiritual-moral model of leadership that prioritizes justice, ethical conduct, and adherence to Islamic law. Overall, this study concludes that Syamsuddin’s ideas are holistic, adaptive, and visionary, effectively addressing the societal challenges of his time while remaining relevant to contemporary Islamic discourse in the Nusantara region.