Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Enforcement of the income tax statement law to foreign companies taxable abroad in Indonesia Maulana, Ayang Fristia; Khusaeni, Khusaeni; Choerunnisa, Najwa; Febriana, Hanum; Husna, Virda Sofiatul
Journal of Law Science Vol. 6 No. 3 (2024): July : Law Science
Publisher : Institute Of computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jls.v6i3.5185

Abstract

This study discusses compliance with income tax (PPh) regulations for Indonesian tax collectors. In this study used library research and descriptive methods. Collecting taxes on the profits of foreign companies is one way the Indonesian government raises taxes. By increasing the number of foreign companies receiving funds from Indonesia through the General Administration to comply with the law as stipulated in the regulations of the Act No. 28 of 2007 on Taxation, as well as the Law No. 7 of 1983 on Income Tax.  The tax authorities need to take further steps to ensure effective taxation of the profits of foreign companies in Indonesia.  The aim of this effort is to ensure that receiving state taxes, especially taxes collected from foreign companies, is more effective.
Sekolah Sebagai Benteng Toleransi: Melalui Sosialisasi Pencegahan Intoleransi Di Lembaga Pendidikan Mulyawan, Galuh; Ningsih, Hilda Mulda; Rizki, Fabio Alfin; Khusaeni, Khusaeni; Kinanti, Zakia Ari; Hendriani, Mira Rizalia
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v9i2.2597

Abstract

Sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi guna mencegah tumbuhnya sikap intoleran di kalangan peserta didik. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahaya intoleransi dan pentingnya hidup dalam keberagaman. Kegiatan dilaksanakan di SMK Darul Ma’rifat dengan melibatkan 29 siswa kelas XI dan XII. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan kuis untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dari skor rata-rata pre-test sebesar 62% menjadi 86% pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi yang komunikatif dan partisipatif efektif dalam membentuk kesadaran siswa mengenai pentingnya toleransi. Kegiatan ini sekaligus mendukung upaya pencegahan terhadap salah satu dari tiga dosa besar pendidikan, yaitu intoleransi. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh sekolah
Membangun Karakter Positif Antar Siswa dan Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Sehat sebagai Upaya Pencegahan Perundungan di Lingkungan Pendidikan Mulyawan, Galuh; Maya Rahayu; Hilda Mulda Ningsih; Fabio Alfin Rizki; Khusaeni, Khusaeni; Zakia Arikinanti; Sayyidati Rizqiani
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/0j0jxa58

Abstract

Perundungan di lingkungan sekolah masih menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan prestasi akademik siswa. Data nasional menunjukkan tingginya angka perundungan di Indonesia, menegaskan perlunya upaya pencegahan yang terencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Darul Ma’rifat, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, dengan melibatkan 29 siswa kelas XI dan XII. Tujuan kegiatan adalah membangun karakter, memperkuat kepribadian positif, dan menanamkan nilai moral, etika, serta rasa saling menghargai antar siswa sebagai langkah pencegahan perundungan. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, latihan, dan simulasi situasi perundungan. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 20–25% pada seluruh aspek, dengan capaian tertinggi pada pemahaman kepribadian positif 88%. Program ini terbukti efektif membentuk kesadaran kolektif siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas perundungan.