Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Desain Grafis untuk Kemasan Produk di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Winarso, Sigit; Kuswantoro, RB. Hendri; Priyono, RM. Joko; Filianto, Willhelmus
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 5 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i5.3147

Abstract

Desain kemasan merupakan alat pemasaran kritis yang memengaruhi persepsi konsumen dan daya saing produk, terutama di pasar lokal. Namun, pelaku usaha di Desa Kesongo seringkali kurang memahami prinsip desain grafis dan tren terkini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan desain kemasan melalui pelatihan berbasis praktik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip desain kemasan, penggunaan perangkat lunak sederhana (Canva), dan penerapannya pada produk lokal seperti keripik singkong dan dodol, dengan mempertimbangkan budaya dan keberlanjutan. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, meliputi: (1) pengenalan teori desain dan analisis target pasar, (2) praktik desain menggunakan Canva, (3) diskusi kelompok untuk studi kasus produk lokal, dan (4) solusi kolaboratif atas kendala teknis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan evaluasi desain yang dihasilkan. Peserta mampu membuat desain kemasan yang menarik dan fungsional, dengan peningkatan signifikan dalam pemahaman warna, tipografi, dan identitas merek. Kendala seperti keterbatasan perangkat diatasi dengan pembagian kelompok dan pendampingan intensif. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan individu tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui kemasan yang kompetitif. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan dan perluasan penggunaan alat desain yang lebih canggih seperti Adobe Illustrator.
Tata Panggung Program Acara "Sapa Pemirsa" di TVRI Kalimantan Selatan F, Wilhelmus; Winarso, Sigit; K, RB. Hendri; P, RM Joko
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i5.32134

Abstract

Desain set televisi memainkan peranan penting dalam menciptakan pengalaman visual yang menarik, khususnya bagi generasi muda yang semakin selektif dalam mengonsumsi konten media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen desain set dalam program “Sapa Pemirsa” di TVRI Kalimantan Selatan yang mampu meningkatkan keterlibatan audiens muda, mencerminkan karakter generasi tersebut, dan mengintegrasikan nilai budaya lokal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis studi literatur dan observasi terhadap elemen visual serta fitur interaktif dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan warna cerah, teknologi interaktif seperti LED dinamis dan kemungkinan integrasi augmented reality (AR), serta representasi budaya lokal melalui ornamen khas Kalimantan Selatan dapat meningkatkan daya tarik visual dan emosional program. Selain itu, keterlibatan penonton dapat ditingkatkan melalui partisipasi aktif seperti polling atau komentar live. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan desain yang estetis, fungsional, dan partisipatif dalam menciptakan keterikatan emosional antara program televisi lokal dan audiens muda. Implikasinya, tim produksi perlu mengembangkan desain set yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tren generasi muda sambil tetap menjaga identitas budaya lokal sebagai ciri khas program.
IMPLEMENTASI TEKNIK PRE-RENDER UNTUK OPTIMASI ASET LINGKUNGAN 3D DALAM GAME EDUKASI "GURU SIMULATOR” Firdaus, Bayu Ahmad; Priyono, RM. Joko; Winarso, Sigit; K, RB Hendri; F, Wilhellmus
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10228

Abstract

The development of 3D educational games often faces performance constraints on low-specification devices due to the high computational demands of real-time rendering. This study aims to analyze the implementation of the pre-render technique to optimize 3D environmental assets in the educational game “Guru Simulator” in order to improve performance efficiency without compromising visual quality. An experimental method was employed using a pre-render approach with Blender for modeling, texturing, and rendering 3D objects into high-quality 2D images. Performance evaluation was conducted using the Unity Profiler and frame rate testing on Android devices, while user validation involved a survey of 28 elementary school students. The results show a significant improvement in frame rate from 33 FPS to 59 FPS (78.8%), a reduction in frame time from 29.88 ms to 12 ms, and substantial decreases in vertices count and texture memory usage. Furthermore, 93% of respondents preferred the pre-rendered visuals, and 89% reported improved gameplay performance. These findings indicate that the pre-render technique is effective in enhancing performance efficiency while maintaining visual quality, making it a viable solution for developing educational games on limited hardware devices. ABSTRAK Pengembangan game edukasi berbasis 3D sering menghadapi kendala performa pada perangkat berspesifikasi rendah akibat tingginya kebutuhan komputasi grafis berbasis real-time rendering. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi teknik pre-render untuk mengoptimalkan aset lingkungan 3D dalam game edukasi “Guru Simulator” guna meningkatkan efisiensi performa tanpa menurunkan kualitas visual. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan pre-render melalui perangkat lunak Blender untuk proses modeling, texturing, dan rendering objek 3D menjadi gambar 2D. Evaluasi performa dilakukan menggunakan Unity Profiler dan pengujian frame rate pada perangkat Android, serta validasi pengguna melalui survei terhadap 28 siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan frame rate dari 33 FPS menjadi 59 FPS (78,8%), penurunan frame time dari 29,88 ms menjadi 12 ms, serta pengurangan signifikan pada jumlah vertices dan penggunaan memori tekstur. Selain itu, 93% responden menyatakan preferensi terhadap visual pre-render dan 89% merasakan peningkatan performa. Dengan demikian, teknik pre-render terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi performa sekaligus mempertahankan kualitas visual, sehingga layak diterapkan dalam pengembangan game edukasi pada perangkat terbatas.