Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Perempuan Dalam Perspektif Buya Hamka Defiani, Siti; Fauzi, Ahmad; Maghfiroh, Ummi Lailia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9046

Abstract

Di dalam penelitian ini membas mengenai pendidikan perempuan dalam pandangan buya hamka. Yang Dimana penelitian ini menganalis buku buya hamka (BERBICARA TENTANG PEREMPUAN). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan buya hamka terhadap Pendidikan Perempuan. Peneliti menggunakan metode kepustakaan (library research), dengan meneliti buku (berbicara tentang perempuan) karya dari prof.dr.hamka. penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pentingnya pendiidkan perempuan dalam perspektif hamka. Yang dimana penelitian ini menggunakan metode analis data (content analysis) dengan membaca secara menyeluruh buku tersebut dan menelaah apa isi yang terkandung di dalamnya. Maka bisa di simpulkan bahwa pendidikan tentang perempuan dalam buku karya prof. dr. hamka (berbicara tentang perempuan) menjelaskan mengenai beberapa hal : pertama, Pengetahuan tentang kemuliaan perempuan, kedua memberikan pemahan terhadap hak dan kewajiban, ketiga menjelaskan tentang pembagian tugas, keempat tentang harga diri perempuan, kelimaa kemulian seorang ibu, keenam perempuan dunia lebih mulia dari pada bidadari, ketuju pengetahuan tentang hak perempuan, kedelapan menjelaskan tentang hak milik,  sembilan hak istimewa perempuan.
Pendidikan Perempuan Dalam Perspektif Buya Hamka Defiani, Siti; Fauzi, Ahmad; Maghfiroh, Ummi Lailia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9046

Abstract

Di dalam penelitian ini membas mengenai pendidikan perempuan dalam pandangan buya hamka. Yang Dimana penelitian ini menganalis buku buya hamka (BERBICARA TENTANG PEREMPUAN). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan buya hamka terhadap Pendidikan Perempuan. Peneliti menggunakan metode kepustakaan (library research), dengan meneliti buku (berbicara tentang perempuan) karya dari prof.dr.hamka. penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pentingnya pendiidkan perempuan dalam perspektif hamka. Yang dimana penelitian ini menggunakan metode analis data (content analysis) dengan membaca secara menyeluruh buku tersebut dan menelaah apa isi yang terkandung di dalamnya. Maka bisa di simpulkan bahwa pendidikan tentang perempuan dalam buku karya prof. dr. hamka (berbicara tentang perempuan) menjelaskan mengenai beberapa hal : pertama, Pengetahuan tentang kemuliaan perempuan, kedua memberikan pemahan terhadap hak dan kewajiban, ketiga menjelaskan tentang pembagian tugas, keempat tentang harga diri perempuan, kelimaa kemulian seorang ibu, keenam perempuan dunia lebih mulia dari pada bidadari, ketuju pengetahuan tentang hak perempuan, kedelapan menjelaskan tentang hak milik,  sembilan hak istimewa perempuan.
Pendampingan dalam Meningkatkan Manajemen Pemasaran UMKM Teh Sari Klaras Pataoh di Desa Nogosaren Defiani, Siti; Qonita, Siti Mar’ah; Adillah, Farah; Qomariyah, Qomariyah; Vinuri, Erike Defliana; Wasidah, Hikmah Amanatul; Dewi, Sulis Putri
Najah: Journal of Research and Community Service Vol. 3 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Kalam Nusantara Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman fungsional dapat dibuat dari berbagai macam tanaman, salah satu tanaman yang dapat diolah menjadi minuman fungsional teh adalah daun pisang kering (klaras). Masyarakat Indonesia sering sekali memanfaatkan daun pisang seggar maupun kering sebagai bahan pembungkus makanan. Daun pisang yang kering memberikan aroma yang khas, selain itu digunakan sebagai kerajinan tangan, hiasan dalam upacara adat, dapat digunakan sebagai obat seperti dapat menurunkan suhu tubuh, dan sebagai pewana alami makanan tradisional. Klaras cenderung tidak dimanfaatkan. Pada umumnya klaras buang begitu saja dan dianggap sebagai sampah. Hal ini dapat menimbulkan dampak pencemaran lingkungan karena akan semakin banyak limbah lingkungan hidup. Oleh karena itu, pemanfaatan limbah daun klaras dapat dijadikan sebagai minuman fungsional yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Pendampingan dalam Meningkatkan Manajemen Pemasaran Umkm Teh Sari Klaras Pataoh di Desa Nogosaren Defiani, Siti; Adillah, Farah
Najah: Journal of Research and Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Kalam Nusantara Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Functional drinks can be made from various kinds of plants, one of the plants that can be processed into functional tea drinks is dried banana leaves (klaras). Indonesian people often use fresh and dry banana leaves as food packaging materials. Dried banana leaves give a distinctive aroma, besides that they are used as handicrafts, decorations in traditional ceremonies, can be used as medicine, such as reducing body temperature, and as a natural dye for traditional food. laras tends to go unused. In general, Klaras just throws it away and is considered as trash. This can have an impact on environmental pollution because there will be more and more environmental waste. Therefore, the utilization of claras leaf waste can be used as a functional drink that can cure various diseases