Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada Perairan Hilir Sungai Bengawan Solo Setiyowati, Putri Ayu Ika; Bukhori, Fika Nur Fitriana Putri; Ramadani, Aisyah Hadi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8632

Abstract

Mikroplastik merupakan komponen plastik dengan ukuran ( 5 mm). Banyaknya mikroplastik yang terdapat pada air di bagian hilir Sungai Bengawan Solo disebabkan oleh sampah plastik yang banyak terdapat di sepanjang badan sungai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik mikroplastik pada perairan hilir Sungai Bengawan Solo. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi mikroplastik dalam air mengacu pada NOAA atau National Oceanic and Atmospheric Administration. Jenis mikroplastik seperti fragmen, pelet, serat, dan film diidentifikasi di tiga lokasi pengambilan sampel hilir. Mikroplastik ini tersedia dalam berbagai warna, antara lain hitam, coklat, merah, hijau, dan biru. Selain itu, ukuran mikroplastik di air sungai Bengawan Solo terdiri dari berbagai variasi, dengan kisaran 150,00 µm hingga 478,88 µm. Kelimpahan mikroplastik pada air sungai Bengawan Solo menunjukkan nilai sig = 0,644 yang berarti 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada ketiga lokasi pengambilan sampel. Hasil kelimpahan dan karakteristik mikroplastik sejalan dengan data parameter lingkungan di masing-masing lokasi sampling. Pada data  pengukuran parameter pH, suhu, DO, dan salinitas menunjukkan nilai p sig = 0,05 yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara parameter kualitas air di ketiga lokasi samplin. Temuan ini menggarisbawahi kompleksitas dampak lingkungan yang dapat timbul dari peningkatan mikroplastik di lingkungan perairan.
Analisis Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada Perairan Hilir Sungai Bengawan Solo Setiyowati, Putri Ayu Ika; Bukhori, Fika Nur Fitriana Putri; Ramadani, Aisyah Hadi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8632

Abstract

Mikroplastik merupakan komponen plastik dengan ukuran ( 5 mm). Banyaknya mikroplastik yang terdapat pada air di bagian hilir Sungai Bengawan Solo disebabkan oleh sampah plastik yang banyak terdapat di sepanjang badan sungai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik mikroplastik pada perairan hilir Sungai Bengawan Solo. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi mikroplastik dalam air mengacu pada NOAA atau National Oceanic and Atmospheric Administration. Jenis mikroplastik seperti fragmen, pelet, serat, dan film diidentifikasi di tiga lokasi pengambilan sampel hilir. Mikroplastik ini tersedia dalam berbagai warna, antara lain hitam, coklat, merah, hijau, dan biru. Selain itu, ukuran mikroplastik di air sungai Bengawan Solo terdiri dari berbagai variasi, dengan kisaran 150,00 µm hingga 478,88 µm. Kelimpahan mikroplastik pada air sungai Bengawan Solo menunjukkan nilai sig = 0,644 yang berarti 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada ketiga lokasi pengambilan sampel. Hasil kelimpahan dan karakteristik mikroplastik sejalan dengan data parameter lingkungan di masing-masing lokasi sampling. Pada data  pengukuran parameter pH, suhu, DO, dan salinitas menunjukkan nilai p sig = 0,05 yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara parameter kualitas air di ketiga lokasi samplin. Temuan ini menggarisbawahi kompleksitas dampak lingkungan yang dapat timbul dari peningkatan mikroplastik di lingkungan perairan.
Organ-specific Microplastic Accumulation and Associated Oxidative Stress and Immune Responses in Barbonymus gonionotus from Downstream Bengawan Solo River, Indonesia Ma'rufah, Asmaul Lutfi; Setiyowati, Putri Ayu Ika; Ramadani, Aisyah Hadi; Bukhori, Fika Nur Fitriana Putri; Iqbal, Muhammad
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan 2026: IN PRESS ISSUE (JUST ACCEPTED MANUSCRIPT, 2026)
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Graphical Abstract Highlight Research 1. Comperhensive assessment of microplastic accumulation and oxidative stress-mediated immune responses in Barbonymus gonionotus from the Bengawan Solo River. 2. Gills showed the highest microplastic loads, with evidence of systemic translocation to muscle tissue. 3. Elevated leukocyte counts, MDA, and TNF-α indicate immune activation and oxidative stress from microplastic. 4. Combining particle characteristics with biological endpoints provides a sensitive biomonitoring framework.   Abstract Microplastics (MPs) contamination is an emerging threat in freshwater ecosystems; however, field-basesd evidence of organ-specific accumulation and physiological stress in wild Barbonymus gonionotus remains limited. This study investigated MPs accumulation, oxidative stress, and immune responses in B. gonionotus collected from three downstream sites (BD, DD, UPD) of the Bengawan Solo River, East Java, Indonesia (July–August 2024). Thirty adult fish (n = 10 per site) were analyzed for MPs in gill, intestine, and muscle tissues using KOH digestion, visual classification of particle type, color, and size, and hot-needle testing, without chemical polymer confirmation. Total leukocyte counts, TNF-α, and MDA were measured to assess immune and oxidative stress responses. MPs were most abundant in gills and surface water, dominated by fragments and pellets sized 100–300 µm, with black and brown particles prevailing. The highest MPs concentrations in water and fish tissues were observed at UPD, where muscle tissues also showed MPs accumulation, suggesting systemic translocation of smaller particles. Fish from this site exhibited elevated leukocyte counts, increased TNF-α, and higher MDA levels, reflecting immune activation and oxidative stress associated with MPs exposure. These findings indicate chronic MPs exposure in downstream fish populations, evidenced by hematological and oxidative responses. Integrating organ-specific MPs assessment with leukocyte, TNF-α, and MDA profiling provides a sensitive biomonitoring approach for tropical freshwater ecosystems.