Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS KOMIK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII Krisno Manurung, Bil; Malasari Siregar, Tiur
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.200-205

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat kevalidan bahan ajar matematika berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa, (2) untuk mengetahui tingkat kepraktisan produk bahan ajar matematika berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa, (3) untuk mengetahui tingkat keefektifan bahan ajar matematika berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa (4) untuk mengetahui peningkatan minat belajar matematika siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis komik digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII 3 SMP Negeri 17 Medan dan objek penelitian ini adalah bahan ajar berbasis komik digital untuk meningkatkan minat belajar siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata validasi ahli materi sebesar 84,2% dan validasi ahli media sebesar 91,6%. (2) Produk yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis dengan hasil angket respon guru sebesar 81,8% dan hasil angket respon siswa sebesar 81,5%. (3) Produk yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif dengan hasil angket respon siswa terhadap efektivitas bahan ajar berbasis komik digital sebesar 85,1% dan hasil tingkatan minat belajar dari 49,7% menjadi 85,1% . (4) Peningkatan minat belajar siswa dimana kegiatan belajar sebelum menggunakan bahan ajar berbasis komik digital (pretest) dalam kriteria rendah dengan rata-rata sebesar 148,25 (persentase 49,7%) dan meningkat setelah menggunakan bahan ajar berbasis komik digital (posttest) dengan rata-rata sebesar 256 (85,1%) dan perhitungan menggunakan rumus N-gain menghasilkan peningkatan minat sebesar 0,69.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Febiola Tampubolon, Stevanie; Tamba, Relly; Venerius Sirait, Rose; Faiza Rizqi Wildan, Risya; Malasari Siregar, Tiur; Frisoiry, Suci
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i1.2024.357-364

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2000-2023. Variabel bebasnya adalah angkatan kerja Provinsi Sumatera Utara, inflasi, pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan menengah, sedangkan variabel yang terikatnya adalah kemiskinan. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dengan rentang waktu tahun 2000 hingga tahun 2023. Langkah-langkah yang akan diteliti adalah sebagai berikut: mendefinisikan teori atau hipotesis; Membuat model matematika dan model ekonometrik dari hipotesis yang ada; Mengumpulkan data; Estimasi parameter model ekonometrik; melakukan pengujian hipotesis; dan kesimpulan yang menarik. Metode analitis adalah metodologi penelitian karya ini, termasuk penggunaan penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan informasi memahami literatur ilmiah dan penelitian teoritis. Perpustakaan penelitian meliputi empat tahap yaitu tahap persiapan bahan yang diperlukan, penyusunan daftar pustaka, manajemen waktu dan pembacaan atau penyimpanan bahan penelitian. Dalam penelitian ini, faktor pertumbuhan ekonomi dan pendidikan merupakan faktor yang paling mempengaruhi tingkat kemiskinan di provinsi Sumatera Utara pada tahun 2000 hingga tahun 2023.