Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul laras bahasa perguruan tinggi berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam bentuk buku ajar yang efektif dan praktis untuk dapat digunakan sebagai buku referensi mahasiswa dalam proses belajar mengajar Bahasa Indoesia. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang merupakan salah satu model pengembangan dalam penelitian untuk mengembangkan suatu produk. Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahap sesuai dengan namanya yang merupakan singkatan dari Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan (1) Pengembangan modul laras bahasa perguruan tinggi pada mata kuliah Bahasa Indonesia berbasis PBL menerapkan model pengembangan ADDIE. (2) Kualitas modul laras bahasa perguruan tinggi pada mata kuliah Bahasa Indonesia yang dikembangkan sebagai berikut. (a) Ditinjau dari aspek kevalidan, diperoleh skor rata-rata 4,11 yang termasuk dalam kategori valid. (b) Ditinjau dari aspek efektivitas, mean antara kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol didapatkan informasi bahwa 81,20 > 78,63 sehingga hasil uji kelas eksperimen dinyatakan lebih efektif dibandingkan kelas kontrol. (c) Ditinjau dari aspek kepraktisan, didapatkan hasil respon mahasiswa terhadap modul juga baik dengan rata-rata 4,22 yang temasuk aktegori baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan praktis, yaitu modul efektif digunakan pada kegiatan pembelajaran.