Djuria, Syafrina Arbaani
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN PURSED LIP BREATHING UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN DENGAN MASALAH GANGGUAN PERTUKARAN GAS PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI RSUD DEPATI HAMZAH PANGKALPINANG Sari, Indah; Abilowo, Ashar; Djuria, Syafrina Arbaani
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i1.25858

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah hambatan aliran udara di saluran napas yang tidak sepenuhnya reversible, bersifat progresif dan terkait dengan adanya proses inflamasi kronis saluran nafas dan paru-paru terhadap gas atau partikel berbahaya penanganan PPOK dengan tindakan pursed lip breathing (PLB) adalah latihan pernapasan dengan menghirup udara melalui hidung dan mengeluarkan udara dengan cara bibir lebih dirapatkan atau dimonyongkan. Tujuan peneliti ini untuk menggambarkan penerapan pursed lip breathing untuk meningkatkan saturasi oksigen dengan masalah gangguan pertukaran gas padapasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data penelitian dilakukan 2 partisipan dengan menggunakan alat pengukuran pulse oximetri dilakukan 1 kali selama 3 hari. Hasil studi kasus partisipan 1 selisih sebelum dan sesudah penerapan pursed lip breathing mengalami peningkatan saturasi oksigen dari 4% sampai 6% sedangkan partisipan 2 selisih sebelum dan sesudah penerapan pursed lip breathing mengalami peningkatan saturasi oksigen dari 4% sampai 7%. Kesimpulan bahwa penerapan pursed lip breathing pada masalah gangguan pertukaran gas dapat membantu meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK. Kata kunci : PPOK, pursed lip breathing, saturasi oksigen
PENERAPAN INHALASI UAP DENGAN MINYAK KAYU PUTIH DALAM MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA ANAK PRASEKOLAH DENGAN ISPA DI RUMAH SAKIT MEDIKA STANIA SUNGAILIAT Cintamie, Cintamie; Yasin, Dudella Desnani Firman; Djuria, Syafrina Arbaani
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i2.25860

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut adalah penyakit saluran pernapasan yang menginfeksi bagian saluran pernapasan maupun saluran pernapasan bawah yang dapat menimbulkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Inhalasi uap dengan minyak kayu putih merupakan terapi komplementer yang sederhana dan mempunyai yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jalan napas pada anak yang mengalami ISPA. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan inhalasi uap dengan minyak kayu putih dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada anak yang mengalami ISPA. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Hasil setelah dilakukan intervensi selama 3 hari didapatkan peningkatan jalan napas sebelum dan sesudah dilakukan tindakan pada partisipan I dari 32 x/menit menjadi 27 x/menit dan pada partisipan II dari 29 x/menit menjadi 26 x/menit. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa inhalasi uap dengan minyak kayu putih dapat meningkatkan jalan napas pada anak ispa dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif dalam meningkatkan jalan napas pada anak penderita ISPAKata Kunci : Anak, Bersihan Jalan Napas, ISPA
PENERAPAN KOMPRES ICE PACK UNTUK MENURUNKAN NYERI PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG Amanah, Ardelia; Chaerani, Erni; Djuria, Syafrina Arbaani
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i1.25859

Abstract

Masa nifas (purperium) adalah masa pulih kembali mulai dari persalinan selesai hingga alat-alat kandungan kembali seperti prahamil. Luka jahitan pada perineum baik dengan episiotomy maupun ruptur perineum dapat menyebabkan nyeri. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan adalah terapi ice pack. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan studi kasus penerapan kompres ice pack untuk menurunkan nyeri perineum pada ibu post partum. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan case study research (studi kasus) dalam menerapkan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, lembar observasi, lembar pengukuan skala nyeri, ice pack, waslap, dan standar operasional prosedur kompres ice pack. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumlah 2 partisipan dimana pada partisipan 1 yakni ibu post partum dengan ruptur perineum dan patisipan 2 ibu post partum dengan tindakan episiotomy. Pengukuan skala nyeri setelah dilakukan penerapan kompres ice pack selama 3 hari berturut-turut menunjukkan adanya penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan kompres ice packpada partisipan 1 dari skala nyeri 4 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 2 (nyeri ringan) dan pada partisipan 2 dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan). Kesimpulan penelitian ini bahwa penerapan kompres ice pack dapat menurunkan intensitas nyeri pada ibu post partum dengan masalah nyeri pada perineum. Kata Kunci : Ice Pack, Perineum, Post Partum
PENERAPAN SENAM KAKI UNTUK MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DALAM KONTEKS KELUARGA Devi, Devi; Chaerani, Erni; Djuria, Syafrina Arbaani
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i2.25861

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan kekurangan produksi insulin oleh pankreas akibat dari tidak efektifnya insulin yang dihasilkan sehingga dapat menyebabkan terjadinya ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah. Salah satu pilar penatalaksanaan Diabetes Melitus adalah dengan melakukan latihan fisik yaitu senam kaki. Tujuan : Menggambarkan teknik senam kaki terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dalam konteks keluarga. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan case study research (Studi kasus) dalam menerapkan intervensi keperawatan berdasarkan bukti praktik dengan melibatkan 2 partisipan Diabetes Melitus, instrumen studi kasus menggunakan format pengkajian untuk melihat aspek-aspek yang akan di observasi, hasil glukometer lalu dicatat dalam lembar observasi sebelum dan sesudah melakukan penerapan senam kaki, lembar observasi, foster dan SOP senam kaki. Hasil : Pengukuran gula darah setelah dilakukan penerapan senam kaki selama 5 hari berturut-turut menunjukan adanya penurunan kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki pada partisipan 1 dari 230 mg/dl menjadi 123 mg/dl dan pada partisipan 2 dari 306 mg/dl menjadi 238 mg/dl. Kesimpulan : Penerapan senam kaki dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dalam konteks keluarga. Kata kunci : Diabetes Melitus, Keluarga, Senam kaki