Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Health Education With A Same Age Group erni chaerani
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 7, No 1 (2019): JKP Juni 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v7i1.84

Abstract

One of the teen reproduce problem especially teen girl is reproduction care. The results of Riskesdas 2013 states that teen’s knowledge about the reproduction health is still low. Some efforts that medical staff could do to resolve the teen reproduction health problem through health education. This research’s aim is to acknowledge the influence of health education with a same age group against teen reproduction health knowledge approach in Pesantren Hidayatussalikin and Nurul Falah. The research plan that use is quantitative analysis with design quasi eksperimen non randomized one group pretest posttest control design to 25 given treatment respondent and 25 control respondent. The result of the research shows mean value of respondent’s knowledge when pretest was 10,34 and post test was 16,02 with p value 0,000. Therefore there is an influence of the health education with a same age group against teen reproduction health knowledge approach. This research’s result may be created as resource material on determining strategy and policy in effort to increase the teen’s knowledge about reproduction health.
PENERAPAN KOMPRES ICE PACK UNTUK MENURUNKAN NYERI PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG Amanah, Ardelia; Chaerani, Erni; Djuria, Syafrina Arbaani
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i1.25859

Abstract

Masa nifas (purperium) adalah masa pulih kembali mulai dari persalinan selesai hingga alat-alat kandungan kembali seperti prahamil. Luka jahitan pada perineum baik dengan episiotomy maupun ruptur perineum dapat menyebabkan nyeri. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan adalah terapi ice pack. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan studi kasus penerapan kompres ice pack untuk menurunkan nyeri perineum pada ibu post partum. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan case study research (studi kasus) dalam menerapkan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, lembar observasi, lembar pengukuan skala nyeri, ice pack, waslap, dan standar operasional prosedur kompres ice pack. Jumlah partisipan dalam penelitian ini berjumlah 2 partisipan dimana pada partisipan 1 yakni ibu post partum dengan ruptur perineum dan patisipan 2 ibu post partum dengan tindakan episiotomy. Pengukuan skala nyeri setelah dilakukan penerapan kompres ice pack selama 3 hari berturut-turut menunjukkan adanya penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan kompres ice packpada partisipan 1 dari skala nyeri 4 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 2 (nyeri ringan) dan pada partisipan 2 dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan). Kesimpulan penelitian ini bahwa penerapan kompres ice pack dapat menurunkan intensitas nyeri pada ibu post partum dengan masalah nyeri pada perineum. Kata Kunci : Ice Pack, Perineum, Post Partum
PENERAPAN SENAM KAKI UNTUK MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DALAM KONTEKS KELUARGA Devi, Devi; Chaerani, Erni; Djuria, Syafrina Arbaani
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i2.25861

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan kekurangan produksi insulin oleh pankreas akibat dari tidak efektifnya insulin yang dihasilkan sehingga dapat menyebabkan terjadinya ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah. Salah satu pilar penatalaksanaan Diabetes Melitus adalah dengan melakukan latihan fisik yaitu senam kaki. Tujuan : Menggambarkan teknik senam kaki terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dalam konteks keluarga. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan case study research (Studi kasus) dalam menerapkan intervensi keperawatan berdasarkan bukti praktik dengan melibatkan 2 partisipan Diabetes Melitus, instrumen studi kasus menggunakan format pengkajian untuk melihat aspek-aspek yang akan di observasi, hasil glukometer lalu dicatat dalam lembar observasi sebelum dan sesudah melakukan penerapan senam kaki, lembar observasi, foster dan SOP senam kaki. Hasil : Pengukuran gula darah setelah dilakukan penerapan senam kaki selama 5 hari berturut-turut menunjukan adanya penurunan kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki pada partisipan 1 dari 230 mg/dl menjadi 123 mg/dl dan pada partisipan 2 dari 306 mg/dl menjadi 238 mg/dl. Kesimpulan : Penerapan senam kaki dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dalam konteks keluarga. Kata kunci : Diabetes Melitus, Keluarga, Senam kaki