Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu mengenai Kesehatan Gigi dan Mulut Balita dengan Kejadian Balita Stunting Erlyn, Putri; Indah Putri, Amaliah
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v2i1.825

Abstract

Menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut balita dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik cross-sectional dengan menggunakan data responden primer dari hasil kuesioner pada ibu dan pemeriksaan fisik antropometri pada balita. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 6-59 bulan di wilayah Alang-Alang Lebar yang dilakukan di posyandu wilayah kerja Puskesmas Alang-Alang Lebar dengan jumlah sampel sebanyak 87 sampel. Sampel penelitian diambil dengan cara total sampling. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS. Terdapat 87 responden dengan pengetahuan ibu kurang sebanyak 9 responden (10,35%), dengan balita stunting 9 responden (10,35%) dan yang tidak stunting 0 responden (0%), dan 78 responden (89,65%) dengan pengetahuan baik ibu balita stunting 6 responden (6,90%) dan yang tidak stunting 72 responden (82,78%). Hasil uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut balita dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan (p=0,001) di Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang. Keterbatasan kajian ini adalah desain cross-sectional tidak dapat secara akurat menentukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan stunting. Terdapat kemungkinan bias dalam penilaian penelitian, hal ini dikarenakan peneliti tidak mengamati secara langsung apakah pengetahuan tersebut diterapkan dengan baik dan benar dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada balitanya dan peneliti tidak melakukan pemeriksaan gigi dan mulut pada balitanya. , tetapi melakukan penilaian melalui kuesioner. Responden mengetahui bahwa dirinya adalah subjek penelitian, sehingga dapat mempengaruhi jawaban yang diberikan oleh responden.