Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Analisis Beban Kerja Berbasis Elektronik (E-ABK) di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan Kota Surabaya Zikra, Rabbiul; Anysakurillah, Rosyidatuzahro
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 3 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i3.3709

Abstract

In the Minister of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform Regulation Number 1 of 2020 concerning Guidelines for Job Analysis and Workload Analysis, workload analysis is defined as a process of collecting, recording, processing and compiling job data into job information. According to Hasibuan, "the steps for job analysis are as follows: Determining the use of the results of job analysis information, drawing up information about the background, selecting the muwakal (person to be assigned) to the position to be analyzed. According to Miles and Huberman, the data analysis technique used by researchers is data reduction, data presentation and conclusion drawing, as well as data validity techniques in this research using triangulation. This research will use Kreitner and Kinicki's effectiveness theory, namely goal achievement, resource acquisition, internal processes, and strategic constitutional satisfaction.1. Achievement of objectives implemented by the DPRKPP is in line with expectations by changing job descriptions and adjusting targets, frequency and working hours. 2. Acquisition of resources which is an indicator of this theory is very effective because with the E-ABK application, employee recruitment can be calculated using the Full formula. Time Equivalent, ABK Value will be a reference for regional officials in proposing additional employees for work effectiveness and efficiency. 3. Internal Process, carried out at DPRKPP with harmonious relationships between parties as a group and individually. The nature of openness carried out by the department also makes it easier for students to carry out monitoring and evaluation. 4. Satisfaction of strategic constituents. With the existence of regulations that are hierarchically tiered from Permenpan-RB to Perwali Surabaya, this has shown the readiness of various parties in implementing E-ABK.
STRATEGI SOSIALISASI FASILITATOR PUSPAGA DALAM MENGATASI PERMASALAHAN KEKERASAN(BULLYING) PADA ANAK DI KECAMATAN SUKOMANUNGGAL Zikra, Rabbiul; Azizatun Nafi'ah, Binti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.735-743

Abstract

Fenomena kekerasan pada anak adalah suatu hal yang menjadi perhatian bersama saat ini oleh pemerintah, Masyarakat, dan elemen elemen Masyarakat lainnya. Di Indonesia dengan negara yang memiliki culture sosial yang baik masih saja sering terjadi bullying. Ini merupakan salah satu fenomena yang harus ditangani secara bersama-sama dan menjadi tugas dari berbagai pihak. Fenomena bullying paling sering terjadi di sekolah yang merupakan kawasan tertib. Maka dari itu harus dilaksanakan sosialisasi untuk mengatasi permasalahan kekerasan (bullying) pada anak. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3APPKB) bersama Fasilitator Puspaga ikut berperan aktif dalam menangani bullying dengan program Puspaga Goes to School Di dalam penelitian ini akan mengambil locus di Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya. Terdapat 6 sekolah dasar yang menjadi target sosialisasi secara tatap muka pada program ini. Adapun yang menjadi focus dalam penelitian ini adalah strategi sosialisasi Fasilitator Puspaga Dalam mengatasi Permasalahan bullying dan akan membahas mengenai komunikator, komunikan, saluran dan media komunikasi melalui komunikasi tatap muka dan bermedia, frekuensi, waktu dan tempat, serta hambatan yang dihadapi saat pelaksanaan berupa gangguan (gangguan mekanik dan semantik), dan prasangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sosialisasi Fasilitator Puspaga dalam mengatasi kekerasan(bullying) pada anak di Kecamatan Sukomanunggal.