Manajemen musik gereja merupakan pengaturan setiap unsur pelayanan yang mencakup musik vokal dan musik instrumen yang menunjang peribadatan dalam hal ini membantu jemaat bernyanyi dan mengiringi nyanyian jemaat. Iringan musik dalam ibadah terdiri dari pemakaian alat musik keyboard dengan pemandu lagu yang mempunyai tugas memimpin pujian dan membantu jemaat menyanyikan lagu pujian. Tujuan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat jemaat GMIT Potok yaitu untuk peningkatan pola iringan pemain musik, melatih prokantor dan kantoria memahami pola iringan dengan alat musik keyboard yang tepat dan memahami serta membentuk unit manajemen musik gereja. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan 20 orang peserta yang berasal dari jemaat cabang dan pusat. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi pada alat musik keyboard yang sering digunakan oleh peserta dan pemandu nyanyian (kantoria). Kesimpulannya, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan pemahaman dan kompetensi penggunaan pola iringan piano/keyboard dalam mengiringi nyanyian jemaat, lalu prokantor dan kantoria dapat bekerjasama dengan pemain musik dalam peribadahan, serta pembentukan dan pengembangan manajemen musik gereja dalam peribadahan Jemaat GMIT Potok. Para pemain musik dan kantoria mampu mengaplikasikan keseluruhan pelatihan dari materi dan praktik dari setiap materi yang telah disampaikan. Diharapkan gereja dapat mengadakan pelatihan seperti ini atau dengan model lainnya secara periodik guna memberikan kesempatan kepada para peserta untuk untuk berlatih secara intensif.Kata kunci: pola iringan, manajemen musik gereja, keyboard, kantoria