Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN TEKNOLOGI PEMANTAUAN KUALITAS AIR PADA KOLAM PENDEDERAN IKAN CANTANG DI HATCHERY D-MARINE AQUACULTURE KOTA TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU Kusuma, Hollanda Arief; Reni, Angga; Margaretha, Juwita; Anggarudin, Anggarudin; Irawan, Henky
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v7i3.809

Abstract

The main issue faced by Hatchery D-Marine Aquaculture is the reliance on manual methods for monitoring water quality in grouper fry rearing ponds, which hinders the efficiency and productivity of aquaculture. To address this, the activity implements the concept of precision aquaculture through the application of Internet of Things technology for monitoring. The objective of this activity is to improve water quality monitoring efficiency and fish rearing productivity, and to enhance the partners' understanding of using real-time IoT-based water quality monitoring devices. The methods used include phases of socialization, training, and the implementation of monitoring devices. Socialization was conducted to convey the solution concept, implementation methods, and to build cooperative relationships with the partners. Training was carried out after the monitoring devices were completed, covering device use, installation, and real-time online water quality monitoring. Evaluation of the training results was conducted through pre-tests, post-tests, and questionnaires, indicating an increase in participants' understanding and satisfaction with the training provided. The results show that the application of Internet of Things based water quality monitoring technology within the framework of precision aquaculture has effectively improved fish rearing efficiency and productivity. The partners can monitor pond conditions in real-time, reduce reliance on manual methods, and enhance production outcomes. The conclusion of this activity is that training and technology implementation provide significant benefits to the partners in managing water quality. For program sustainability, it is recommended that the partners continue periodic training and perform regular device maintenance. Ongoing technical support will ensure that the technology can be used optimally and sustainably.
Studi Perubahan Cuaca di Kota Tanjungpinang Berdasarkan Nilai Temperatur, Kelembapan, dan Kecepatan Angin menggunakan Mikrokontroler ESP32 Anggarudin, Anggarudin; Simanullang, Andreas M; Pardede, Masta Angel Valentina; Refly, Septia; Kusuma, Hollanda Arief; Suhendra, Tonny
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas pengukuran suhu, kelembaban, dan kecepatan angin di Kota Tanjungpinang. Tujuannya adalah memahami kondisi lingkungan dan mendapatkan informasi cuaca. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen yang dirancang khusus untuk memperoleh data yang akurat. Metode penelitian meliputi pengumpulan data di lapangan, pengolahan, dan analisis data. Data yang diperoleh dibandingkan dengan standar kualitas lingkungan untuk menentukan tingkat kualitasnya. Rata-rata suhu dalam ruangan ber-AC adalah 21,87°C, sedangkan di luar ruangan 51,84°C. Kelembaban udara rata-rata dalam ruangan adalah 54%, sedangkan di luar ruangan 30%. Kecepatan angin rata-rata dalam ruangan dengan bantuan kipas adalah 12,38 km/jam. Hasil kalibrasi menunjukkan suhu rata-rata pada hari pertama adalah 34,76°C, pada hari kedua 29,59°C, dan pada hari ketiga 27,09°C, dengan kelembaban dan kecepatan angin yang sesuai. Jurnal ini menyajikan hasil pengukuran di Gedung FTTK, Kampus UMRAH, Senggarang, dengan harapan memberikan pengetahuan baru bagi pembaca dan dapat dikembangkan lebih lanjut di masa depan.