Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Papan Bangun Datar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SD Negeri Manguharjo Kota Madiun Novita Anggraini; Diyah Santi Hariyani; Zalita Vidiani Nurhana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Papan Bangun Datar sebagai media pembelajaran, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik siswa terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif. Lokasi penelitian ini adalah di SDN Manguharjo Kota Madiun. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Manguharjo Kota Madiun yang dilaksanakan dalam  2 siklus. Setiap siklus pembelajaran menggunakan model Kurt Lewin yang didalamnya terdapat tahap; (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (acting), (3) observasi (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan penilaian hasil belajar siswa. Hasil penelitian tindakan kelas ini diperoleh nilai rata-rata siswa kelas IV pada pra siklus yaitu 71,3 menjadi 76,3 pada siklus I dan 80,6 pada siklus II. Sehingga dapat membuktikan bahwa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif yang dilakukan untuk evaluasi pembelajaran berbantuan media Papan Bangun Datar  pada mata pelajaran matematika Kelas IV SDN Manguharjo Kota Madiun dikatakan berhasil. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa Papan Bangun Datar sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Manguharjo Kota Madiun.
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI MODELING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SLOW LEARNERS Novita Anggraini
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi modeling simbolik dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa slow learners. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan sosial siswa slow learners ditunjukkan dengan kecenderungan menyendiri, pasif dalam kegiatan kelompok, kesulitan menyampaikan pendapat dan hambatan dalam mengendalikan emosi saat menghadapi konflik. Keterampilan sosial merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa untuk dapat berinteraksi, beradaptasi, dan membangun hubungan sosial yang sehat di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-grup pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah 11 siswa slow learners kelas VIII yang memiliki tingkat keterampilan sosial rendah berdasarkan hasil pengukuran skala keterampilan sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, wawancara dan angket dengan skala keterampilan sosial. Indikator keterampilan sosial adalah: 1) kemampuan komunikasi, 2) kerjasama, 3) empati, 4) pengendalian diri, 5) sikap positif, 6) resolusi konflik, 7) kemandirian serta 8) adaptasi sosial. Angket dengan skala liket yang berisi pernyataan yang diberikan oleh peneliti untuk diisi oleh responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor pre-test berada pada kategori rendah dan skor post-test berada pada kategori tinggi. Dari hasil perbandingan terdapat perubahan yang sangat signifikan dengan membandingkan hasil skor pre-test dan post-test yaitu terjadi peningkatan. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 (p < 0,05) yang berarti hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa layanan psikoedukasi modeling simbolik efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa slow learners.