Tapi Rondang Ni Bulan
Universitas Harapan Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Pembelajaran, dan Inovasi Terhadap Kinerja Bisnis Melalui Orientasi Kewirausahaan Pada UKM Sektor Makanan di Desa kolam Dewi Anggraini; Tapi Rondang Ni Bulan; Annisha Suvero Suhyar
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 1 No 3 (2022): Research Article Volume 1 Issue 3 Nopember 2022
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v1i3.120

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah orientasi pasar, orientasi pembelajaran dan inovasi berpengaruh terhadap orientasi kewirausahaan secara parsial, untuk mengetahui apakah orientasi pasar, orientasi pembelajaran, inovasi dan orientasi kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja bisnis secara parsial. Untuk mengetahui apakah orientasi kewirausahaan memediasi pengaruh orientasi pasar, orientasi pembelajaran dan inovasi terhadap kinerja bisnis secara parsial. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 116 UKM Sektor Makanan di Desa Kolam Medan, dan semuanya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik penarikan sampling jenuh. Teknik analisis yang digunakan adalah path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pasar berpengaruh signifikan terhadap orientasi kewirausahaan, orientasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap orientasi kewirausahaan, inovasi tidak berpengaruh terhadap orientasi kewirausahaan. Orientasi pasar berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis, orientasi pembelajaran tidak berpengaruh terhadap kinerja bisnis, inovasi tidak berpengaruh terhadap kinerja bisnis, orientasi kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja bisnis. Orientasi kewirausahaan tidak memediasi pengaruh orientasi pasar terhadap kinerja bisnis, orientasi kewirausahaan tidak memediasi pengaruh orientasi pembelajaran terhadap kinerja bisnis, dan orientasi kewirausahaan tidak memediasi pengaruh inovasi terhadap kinerja bisnis pada UKM Sektor Makanan di Desa Kolam. Kata kunci : Orientasi Pasar, Orientasi Pembelajaran, Inovasi, Kinerja Bisnis, Orientasi Kewirausahaan
Pengaruh Konflik Peran, Kohesivitas Kelompok dan Hubungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Pada Perusahaan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Tanah Raja) Zahra Annisa; Tapi Rondang Ni Bulan; Ade Indah Sari
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 1 No 3 (2022): Research Article Volume 1 Issue 3 Nopember 2022
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v1i3.129

Abstract

abstractThis study aims to determine whether role conflict, group cohesiveness, and work relationship partially affect job satisfaction. The total population in this study amounted to 249 employees of PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Raja Tanah, and by using the slovin sampling technique, a sample of 75 people was obtained. Data analysis used multiple regression analysis. The results showed that role conflict had no significant effect on job satisfaction, group cohesiveness had a significant effect on job satisfaction, work relations had no significant effect on employee job satisfaction at PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Tanah Raja. Then the better the quality of overcoming cohesiveness between groups and role conflicts, then the working relationship between employees will lead to and increase a sense of job satisfaction. Therefore, it is necessary for leaders to increase organizational values ​​and increase the potential of employees to increase their sense of job satisfaction in their work. Keywords : Role Conflict, Group Cohesiveness, Work Relations, Job Satisfaction Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konflik peran, kohesivitas kelompok, dan hubungan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja secara parsial. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 249 karyawan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Tanah Raja, dan dengan menggunakan teknik penarikan sampel slovin diperoleh sampel sebesar 75 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, kohesivitas kelompok berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, hubungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Tanah Raja. Maka semakin baik kualitas mengatasi kohesivitas antar kelompok dan konflik peran kemudian hubungan kerja antar karyawan akan menimbulkan dan meningkatkan rasa kepuasan kerja. Oleh karena itu perlunya pimpinan dalam meningkatkan nilai-nilai dalam berorganisasi dan meningkatkan potensi diri karyawan untuk meningkatkan rasa kepuasan kerja pada pekerjaan mereka. Kata kunci : Konflik Peran, Kohesivitas Kelompok, Hubungan Kerja, Kepuasan Kerja
Determinants of Innovative Work Behavior with Learning Agility as a Mediating Variable Tapi Rondang Ni Bulan; Ani Murwani Muhar; Hafriz Rifki Hafas
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 4 (2026): JIMKES Edisi Juli 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i4.5389

Abstract

Innovative work behavior is increasingly recognized as a critical factor in enhancing organizational effectiveness and sustainability, particularly in educational institutions facing dynamic environmental changes. This study aims to analyze the effects of work engagement on innovative work behavior and learning agility, as well as to examine the mediating role of learning agility in the relationship between work engagement and innovative work behavior. A quantitative descriptive approach was employed using survey data collected from 200 employees working in educational foundations across North Sumatra, Indonesia. Data were gathered through structured questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling with SmartPLS software. The findings reveal that work engagement has a significant positive effect on learning agility and innovative work behavior. However, learning agility does not significantly influence innovative work behavior and cannot mediate the relationship between work engagement and innovative work behavior. These results indicate that employees’ engagement with their work directly promotes innovative behavior, whereas learning agility does not serve as a significant explanatory mechanism in this context. This study contributes to the literature by providing empirical evidence from educational foundation employees in Indonesia and offers insights for managers seeking to enhance employee innovation through greater work engagement.