Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis SWOT Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata Di Desa Benan Kabupaten Lingga Mohammad Syuzairi; Akhirman Akhirman; Jack Febriand Adel; Abdul Jalal; Kiki Wulandari
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): April, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i1.6970

Abstract

Desa Benan di Kabupaten Lingga memiliki potensi wisata alam yang besar dengan pantai berpasir putih, air laut yang jernih, dan lingkungan yang asri. Namun, pengembangan desa wisata ini belum optimal karena berbagai kendala, seperti minimnya kompetensi dan pengetahuan pengurus Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam mengelola dan mempromosikan destinasi wisata, serta keterbatasan infrastruktur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi POKDARWIS serta mengoptimalkan potensi wisata Desa Benan melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan dalam program ini melibatkan pelatihan dan workshop yang mencakup pengelolaan wisata, pemasaran, dan hospitality, diikuti dengan pendampingan lapangan untuk membantu POKDARWIS menerapkan ilmu yang diperoleh. Kegiatan diawali dengan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi wisata, diikuti oleh pelaksanaan pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala untuk menilai keberhasilan program. Hasil menunjukkan bahwa peran dan fungsi POKDARWIS di Desa Benan masih jauh dari optimal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan Desa Benan, seperti keindahan alam dan letak geografis yang strategis, serta kelemahan dalam infrastruktur dan kompetensi pengurus POKDARWIS. Peluang untuk pengembangan wisata sangat besar dengan dukungan kebijakan pemerintah dan potensi ekonomi lokal, namun ancaman seperti persaingan dengan destinasi lain dan kerusakan lingkungan harus diatasi.
Implementasi Pendidikan Pancasila dalam Kegiatan Kunjungan Museum sebagai Upaya Penguatan Karakter di Kota Tanjungpinang Tia Aulia; Suci Fitriyani; Mohammad Syuzairi; Mahadiansar Mahadiansar
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7036

Abstract

Kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kunjungan museum, yang menggunakan pendekatan etnopedagogi—pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal. Pengabdian ini berfokus pada peningkatan peran mahasiswa dalam mengenal dan menanamkan nilai-nilai Pancasila serta kebudayaan yang diwariskan oleh leluhur, melalui pengalaman langsung di museum. Museum dipilih sebagai sarana efektif bagi generasi muda untuk mendalami nilai-nilai luhur bangsa, baik dari segi Pancasila maupun kebudayaan lokal. Metode pengumpulan data dalam pengabdian ini mencakup observasi langsung, wawancara dengan mahasiswa serta pengelola museum, dan studi dokumentasi. Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya melihat artefak dan sejarah, tetapi juga memahami konteks dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan budaya melalui kunjungan museum dapat dilakukan melalui pembelajaran mandiri dan diskusi kelompok. Kunjungan ini menjadi ajang refleksi bagi mahasiswa/i untuk memahami relevansi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta mencintai warisan budaya bangsa. Pengalaman belajar langsung ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang berbudi luhur, cinta tanah air, dan memiliki apresiasi yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Analisis SWOT Revitalisasi Pembangunan dalam mewujudkan Ekonomi Berkelanjutan di Daerah Kepulauan; Studi Kasus di Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang Mohammad Syuzairi; Mahadiansar Mahadiansar
Jurnal Archipelago Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Archipelago
Publisher : Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69853/ja.v3i02.134

Abstract

Revitalisasi pembangunan Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memiliki potensi besar untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal serta melestarikan warisan budaya dan sejarah pulau tersebut. Namun, terdapat tantangan dalam hal anggaran, koordinasi, pemeliharaan nilai budaya, dan keterlibatan masyarakat yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam revitalisasi Pulau Penyengat guna mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data melalui pengumpulan data sekunder dan analisis SWOT. Hasil temuan menunjukkan bahwa pulau ini memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya, dengan dukungan penuh dari pemerintah. Tantangan terkait anggaran, koordinasi, pemeliharaan nilai budaya, dan keterlibatan masyarakat perlu diatasi. Dengan demikian, proyek revitalisasi Pulau Penyengat diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat serta menguatkan potensi wisata dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Digital Transformation in the Maritime Industry; Opportunities and Challenges for Indonesia Rita Margaretha; Mohammad Syuzairi; Mahadiansar Mahadiansar
Journal of Maritime Policy Science Vol. 1 No. 1 (2024): April, 2024
Publisher : Center for Maritime Policy and Governance Studies. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmps.v1i1.6872

Abstract

Digital transformation is reshaping industries worldwide, including the maritime sector, by integrating advanced technologies to improve efficiency, safety, and sustainability. In the context of Indonesia, a country with a vast archipelago and significant maritime activities, digital transformation offers substantial opportunities but also presents distinct challenges. This paper explores the multifaceted impacts of digital transformation on Indonesia's maritime industry, examining both the opportunities and challenges that arise from this technological shift. Opportunities in the maritime sector include enhanced operational efficiency, improved safety, and better environmental management. Technologies such as the Internet of Things (IoT), big data analytics, artificial intelligence (AI), and blockchain are pivotal in optimizing logistics, predictive maintenance, and real-time monitoring of vessels and cargo. These advancements can lead to reduced operational costs, minimized human errors, and lower environmental footprints. For Indonesia, leveraging these technologies could significantly boost its competitiveness in global shipping, enhance port operations, and support the sustainable management of its extensive marine resources. However, the journey towards digital transformation in Indonesia’s maritime industry is fraught with challenges. Key issues include inadequate digital infrastructure, limited technological expertise, and regulatory hurdles. The uneven distribution of digital infrastructure across Indonesia's archipelago hampers the consistent application of advanced technologies. Additionally, the maritime workforce requires upskilling to handle new digital tools effectively, necessitating substantial investment in education and training. Regulatory frameworks also need to evolve to address data security, privacy concerns, and the integration of international standards, ensuring a seamless transition to digital operations.
Revitalisasi Sarana, Peningkatan Kapasitas Kader, dan Penguatan Kelembagaan di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat Lamidi Lamidi; Rumzi Samin; Mohammad Syuzairi
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i3.7944

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kapasitas kelembagaan, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya keterampilan kader dalam memberikan layanan kesehatan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efektivitas Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi sarana, meningkatkan kapasitas kader, dan memperkuat kelembagaan Posyandu agar mampu berfungsi lebih optimal dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan manajemen administrasi dan teknis kesehatan, pendampingan kader, serta penyediaan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa TV LED, AC, antropometri kit, dan media edukasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek manajemen kelembagaan, di mana pemahaman pengurus naik dari 28% menjadi 85% dan sistem pelaporan kini dilakukan secara bulanan. Partisipasi masyarakat juga meningkat dari 30% menjadi 70% setelah dilakukan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan, disertai dengan meningkatnya cakupan imunisasi dan pemahaman gizi ibu balita. Revitalisasi sarana terbukti meningkatkan kenyamanan layanan dan kualitas pencatatan tumbuh kembang anak, sementara pelatihan kader menghasilkan peningkatan kompetensi dalam komunikasi kesehatan dan layanan berbasis komunitas. Kesimpulannya, program ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan keterampilan kader, serta mendorong partisipasi masyarakat, sehingga Posyandu Ananda dapat bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan komunitas yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.
Impact of Social Protection Policy in Indonesia Post Covid-19 Pandemic Mohammad Syuzairi
International Journal of Social and Political Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): December, 2024
Publisher : Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/ijsps.v1i1.10

Abstract

Social protection policy is one of the Government's efforts to ease the burden on communities affected by the COVID-19 pandemic. This policy includes providing social assistance, subsidies, and economic stimulus. Analysis of the impact of social protection policies in Indonesia post-COVID-19 is essential to determine the effectiveness and efficiency of these policies. This analysis can also be used to provide better policy recommendations in the future. The research method uses descriptive qualitative with a post-positivism approach, which is a paradigm that emphasizes objectivity and rationality in research in analysing the impact of social protection policies in post-COVID-19 Indonesia. The research results show that these social protection programs' effects include increasing people's income, improving nutrition, increasing access to health services, and improving quality of life. Apart from that, these programs have also helped poor and vulnerable communities to become more independent and empowered. However, there are still several challenges in implementing social protection programs in Indonesia. These challenges include limited budgets, lack of coordination between programs, and low levels of community participation. To overcome these challenges, the Government needs to make various efforts, including increasing the budget for social protection programs, strengthening coordination between programs, and increasing community participation