Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Siswi SMKN 1 Darul Kamal (Aceh Besar) dengan Penguasaan Teknologi Ecoprint dalam Menghasilkan Produk Tekstil Novita Novita; Muhammad Bahi; Muhammad Shabri Abd. Madjid; Ira Devi Sara; Irma Anggraini; Alfizar Alfizar; Syaukani Syaukani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.710

Abstract

Ecoprint merupakan salah satu produk tekstil yang sedang diminati konsumen secara global. Material yang mudah didapatkan di alam berupa tumbuhan, proses pembuatan yang praktis, dan mempunyai harga jual yang sangat kompetitif di pasar menjadikan keahlian memproduksi ecoprint sangat diminati oleh masyarakat dan siswi di sekolah. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu observasi dan koordinasi, persiapan, implementasi kegiatan, evaluasi produk, serta pemasaran. Dalam kegiatan pengabdian ini dihasilkan sejumlah produk ecoprint berupa batik ecoprint dengan pewarna alami dan dihiasi dengan berbagai motif tumbuhan yang terdapat di sekitar masyarakat. Siswi dan guru di SMKN 1 Darul Kamal telah mengusai teknologi ecoprint dan mampu menghasilkan produk dengan kualitas baik dan harga yang kompetitif. Para peserta diharapkan dapat mentransfer keahliannya kepada pihak lain sehingga kemapuan memproduksi ecoprint dapat lebih menyebar ke masyarakat.
EKSPLORASI ZAT PEWARNA ALAM DARI DAUN INAI PADA PRODUK LENAN RUMAH TANGGA DENGAN TEKNIK RINGKEL Ukhti Maulidya; Rosmala Dewi; Novita Novita
Jurnal Busana & Budaya Vol 3, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v3i1.34319

Abstract

Daun Inai(Lawsonia Inermis)mengandung zat warnalawsoneyang mudahditemukandiAceh.BudayadiAcehmenggunakandauninaisebagaipewarnakukuyang dipakai oleh calon pengantin pada acaraBoh Gaca.Daun Kayu putih(MelaleucaLeucadendra)mengandung komponenterpineolyang digunakan sebagai penguat warnapada pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk menjadikan daun inai dan daun kayuputih sebagai pewarna alami yang ramah lingkungan pada kain menggunakan teknikRingkel,yaitu teknik pewarnaan dengan menggabungkan teknikSmockdan Jumputanyangdicelupkankedalampewarnadandijadikanproduksarung bantal hias sebagailenanrumahtangga.Metodepenelitian yang digunakanyaitu penelitianeksperimen dengan 2 tahap uji coba. Tahap pertama menggunakan daun inai,dantahapkeduamenggunakandauninaidandaunkayuputih.Prosesekstraksiwarnadilakukandengan2carayaituperebusandanpenggilingan.Prosesmordantingmenggunakanbahantawasdenganfiksatortawas,kapurdantunjung.Teknikpengumpulan datamelaluiobservasi, dokumentasi, dan studipustaka data secara sistematis dan diuraikan secaranaratif.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwawarnayangdihasilkandaridauninaiadalahwarnacoklatmudakekuninganpadaprosesperebusan,danwarnacoklatmudakeemasan pada proses penggilingan, warna menjadi lebih tegas dengan menambahkandaunkayuputih.Pewarnaandauninaimemilikiketahananwarnayangbaik,tidakmengalamikelunturandankepudaranyangparah.Motifyangdihasilkandenganmenggunakan teknikRingkelyaitu sebuah batik abstrak yang unik tergantung pada polayang digunakan. Peneliti menciptakan 3 produk sarung bantal hias denganteknik pencelupan pada daun inai dan daun kayu putih yang telah digiling untuk produk1 dan 2, serta teknik perebusan daun inai untuk produk 3. Proses pembuatan teknikRingkelsangat sederhana, alat dan bahan mudah ditemui sehingga dapatdiproduksi untukmeningkatkanperekonomianmasyarakat,danpewarnaalamidauninaidapatdigunakanuntukmeminimalisirkerusakanlingkungan sekitar.Katakunci:DaunInai,TeknikRingkel,PewarnaAlamiKain,LenanRumahTangga
Eksplorasi Pembuatan Motif Kerawang Gayo Lues Menggunakan Teknik Slashing Pada Busana Ready To Wear Isma Sinarta Tarigan; Fadhilah Fadhilah; Novita Novita; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51788

Abstract

Teknik slashing merupakan salah satu metode fabric manipulation untuk menghasilkan tekstur dan visual baru pada kain. Namun, penggunaannya dalam busana bermotif tradisional, khususnya motif Kerawang Gayo Lues dari Aceh masih sangat terbatas. Motif tersebut pada umumnya diwujudkan melalui teknik bordir, sulam, atau printing. Teknik slashing berpotensi memberikan tampilan visual yang segar tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain busana ready to wear dengan menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing, menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing pada busana ready to wear, dan mengetahui pendapat informan terhadap kualitas produk busana ready to wear dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan secara terstruktur melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, dengan subjek penelitian yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu meliputi 1 dosen dan 3 mahasiswa Tata Busana yang memahami teknik pembuatan Fabric manipulation, 1 orang kurator budaya etnis Gayo yang memiliki pemahaman tentang motifkerawang Gayo. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) dua model busanaready to wearberhasil dikembangkan dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknikslashing(2) produk ini memiliki keunikan, nilai estetika tinggi, dan berhasil menonjolkan identitas visual motif kerawang Gayo Lues secara modern. Mayoritas informan menyatakan bahwa mereka lebih menyukai busana model 2. Preferensi ini didasarkan pada tampilan visual model tersebut yang dinilai lebih berwarna namun tetap mempertahankan keharmonisan desain. Selain itu, penerapan teknik slashing pada model 2 dianggap lebih presisi dibandingkan dengan model 1. Temuan ini mengindikasikan bahwa model 2 lebih relevan dengan preferensi target audiens, khususnya kalangan muda yang menggemari gaya busana berkarakter tegas.Kata Kunci: Fabric Manipulation, Teknik Slashing, Kerawang Gayo Lues
Eksplorasi Teknik Destruktif Pada Bahan Denim Untuk Pembuatan Produk Tas Sara Nuraini; Novita Novita; Nurbaiti Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51785

Abstract

Denim merupakan salah satu kain yang memiliki karakteristik sangat kuat dan kokoh, penguraiannya dalam lingkungan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun. Penggunaan bahan limbah denim dengan adanya pengaplikasian teknik destruktif dalam pembuatan produk fesyen merupakan salah satu cara alternatif yang dapat dikembangkan untuk mengurangi permasalahan dari bahan limbah denim. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendesain dan membuat produk tas menggunakan limbah bahan denim dengan pengaplikasian teknik destruktif untuk dapat mengetahui daya tarik mahasiswa Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga konsentrasi Tata Busana terhadap produk tas yang dihasilkan. Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Tata Busana tahun 2020 dan 2021 yang telah lulus Mata Kuliah Kerajinan dengan jumlah 62 orang. Hasil eksperimen berbahan limbah denim yang diciptakan berupa pembuatan produk tas Rucksack dan Tote bag dengan pengaplikasian teknik destruktif. Produk tas Rucksack model pertama menggunakan jenis bahan Selvedge denim dengan motif Orchid Flower, model tas Tote bag kedua dan ketiga menggunakan jenis bahan katun denim dengan motif ornamen Aceh dan motif tumbuhan Impatiens Haukeri. Ketiga model tas yang dihasilkan pengerjaannya menggunakan teknik destruktif. Teknik destruktif dikerjakan melalui proses perobekan dan dilakukan pencabutan benang sehingga tercipta teskstur tertentu berupa serat-serat benang yang terurai tanpa akhir penyelesaian. Teknik destruktif yang digunakan berupa pengerasan material denim, teknik pola gradasi dan teknik unfinished/ripped. Tanggapan responden menunjukkan bahwa produk tas Tote bag III lebih diminati oleh konsumen diikuti dengan produk tas Rucksack model I dan tas Tote bag model II. Keunggulan dari produk tas Tote bag III terdapat pada desain, motif, penempatan teknik pola gradasi, teknik unfinished/ripped dan ketertarikan terhadap produk tas Tote bag III menunjukkan bahwa sebanyak 62,9% menyatakan sangat menyukai diikuti tas Rucksack I sebanyak 58,1% dan tas Tote bag II sebanyak 35,5% dari tanggapan responden.Kata kunci: Limbah Denim, Teknik Destruktif, Rucksack, Tote bag.