Galing Yudana
Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh guna lahan terhadap tingkat pelayanan jalan pada koridor Jalan Affandi Yogyakarta Fadhilah Laila Wibowo; Galing Yudana; Chrisna T Permana
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i2.93739

Abstract

Sebagai koridor utama yang menghubungkan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman yang sekaligus menjadi kawasan komersial pada timur aglomerasi Kota Yogyakarta, Jalan Affandi berkembang sebagai dampak dari adanya kawasan pendidikan di sekitarnya. Koridor ini memiliki arus lalu lintas tinggi dengan lebar jalan terbatas dan dua jalur terpisah. Penelitian ini menganalisis pengaruh pemanfaatan lahan terhadap kinerja jalan pada koridor Jalan Affandi Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan observasi, traffic counting, dan digitasi citra satelit pada wilayah penelitian. Analisis dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat pengaruh luas, intensitas, dan pola sebaran penggunaan lahan terhadap kinerja jalan. Hasilnya menyatakan bahwa pemanfaatan lahan memiliki pengaruh kuat dan signifikan terhadap kinerja jalan dengan nilai R square sebesar 0,627.
Tingkat risiko bencana tanah longsor di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri Mutiara Riska Ramadhani; Nur Miladan; Galing Yudana
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 1 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i1.103017

Abstract

Tirtomoyo Sub-district in Wonogiri Regency has relatively high and increasing frequency of landslide disasters. This condition is influenced by the area’s physical characteristics, dominated by hilly terrain, high rainfall intensity, and human activities on slopes that increase disaster vulnerability. Landslide events have caused significant impacts, particularly on infrastructure damage and socio-economic activities. This study aims to assess landslide disaster risk levels in Tirtomoyo Sub-district as a basis for disaster-informed regional development planning. A deductive approach with quantitative methods is employed, utilizing scoring and weighting techniques combined with spatial overlay analysis. The study uses physical environmental data and relevant socio-economic data. The results indicate that Tirtomoyo Sub-district is classified into safe zones and landslide risk zones with low, moderate, and high risk levels. Landslide hazard levels are influenced by slope gradient, lithology, soil type, rainfall, and land cover, with the study area predominantly characterized by moderate hazard levels. Meanwhile, vulnerability assessment based on social, physical, and economic aspects shows that the area is generally dominated by low vulnerability. The interaction between hazard and vulnerability factors generates varying levels of landslide risk across the study area. These findings provide important insights for disaster mitigation strategies and support the development of more adaptive and sustainable regional planning in Tirtomoyo Sub-district.
Analisis Hydrologic Response Unit pada peningkatan kerawanan banjir pada tahun 2013–2022 di DAS Mikro Triyagan Ilham Siota; Nur Miladan; Galing Yudana
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i2.74660

Abstract

DAS Mikro Triyagan merupakan salah satu Sub DAS Bengawan Solo yang mengalami peningkatan permukiman baru karena penetapan fungsi lahan permukiman dan sawah. Perubahan penggunaan lahan dari lahan terbuka menjadi lahan terbangun menyebabkan berkurangnya daerah resapan air dan peningkatan volume limpasan permukaan sebagai penyebab utama banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perubahan penggunaan lahan terhadap kerawanan banjir di DAS Mikro Triyagan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Hydrologic Response Unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di DAS Mikro Triyagan mempengaruhi kerawanan banjir yang disebabkan oleh limpasan permukaan pada lahan permukiman (terbangun) dengan karakteristik kedap air. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerawanan banjir adalah pembangunan perumahan dan permukiman dengan menyediakan ruang terbuka hijau dengan penerapan teknologi konservasi air biopori untuk menurunkan limpasan permukaan.