Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Nilai Moral dalam Pantun Tradisi Bedindang dan Relevansinya Terhadap Bahan Ajar Siswa SD Ferdian Saputra; Yuli Amaliyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91636

Abstract

Pergeseran dalam budaya local yang akan menyebabkan pantun Bedindang di kota Manna akan hilang. Kalau kita melihat kasus yang terjadi di indolnesia, banyak anak muda kita yang selalu menirukan budaya asing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral pantun dalam tradisi Bedindang dan relevansinya dengan pembelajaran pantun di sekolah dasar. Lokasi penelitian ini adalah Desa Tebat Kubu, Kecamatan Kota manna, Bengkulu Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. penelitian melibatkan tokoh masyarakat dan ketua panitia penasehat adat dari Desa Tebat Kubu, Bengkulu Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara informan dan dokumentasi. Panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian. Penelitian mengumpulkan 15 pantun tradisi Bedindan yang diperoleh dari informan. Dari 15 pantun, 10 diantaranya mengandung nilai moral. Berdasarkan hasil belajar Kelas V Semester I, terdapat relevansi kurikulum Merdeka Tahap C dengan pembelajaran pantun di sekolah dasar.