Trinandari Prasetya Nugrahanti
Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Environmental, Social, Governance (ESG) dengan Kinerja Perusahaan: Kajian Literatur Sistematis Farkhan Al Fathoni; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3729

Abstract

Perhatian yang semakin besar terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG) menegaskan perannya yang strategis dalam meningkatkan nilai perusahaan, memperbaiki kinerja keuangan, serta mengurangi risiko. Namun demikian, bukti empiris mengenai efektivitas ESG masih terfragmentasi lintas konteks, industri, dan pengaturan regulasi. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA untuk mensintesis temuan dari berbagai studi internasional dan Indonesia terkait hubungan antara praktik ESG dan kinerja perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa ESG berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan, reputasi, serta manajemen risiko, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor internal seperti ukuran perusahaan, profitabilitas, struktur kepemilikan, dan keragaman gender, serta faktor eksternal berupa regulasi dan tekanan investor institusional. Selain itu, ESG menunjukkan dampak yang heterogen pada situasi krisis, di mana efek reputasi dan proteksi lebih kuat dirasakan oleh perusahaan dengan kondisi awal yang lebih lemah. Temuan ini menegaskan bahwa ESG bukan sekadar kewajiban etis, melainkan investasi strategis yang mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus memperkuat resiliensi perusahaan. Studi ini memperkaya literatur dengan mengintegrasikan wawasan lintas negara dan faktor kontekstual, serta menawarkan implikasi praktis bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi keberlanjutan yang lebih komprehensif.
Pengaruh Good Corporate Governance, Karakteristik Perusahaan, Dan Struktur Kepemilikan Terhadap Pengungkapan Sustainability Report: Suatu Studi Literatur Nevis Hezmita; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3984

Abstract

This study is a literature review that aims to analyze the factors that conceal the disclosure of sustainability reports in Indonesia by reviewing seven related empirical journals. The most frequently studied variables include good corporate governance (GCG) mechanisms such as the size and independence of the board of commissioners, audit committee, board of directors, and the existence of a governance committee, in addition to company characteristics such as profitability, leverage, company size, liquidity, ownership structure, and external audit quality. The results of the review indicate that most studies prove that company size and profitability have a positive effect on the disclosure of sustainability reports. The role of GCG also shows mixed results, where board independence, institutional ownership, and external audit quality in some studies have a positive effect.
Studi Literartur: Pengaruh Green Accounting Dan Material Flow Cost Accounting Terhadap Sustainable Development Temi Adi Wijaya; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan temuan dari studi literatur sistematis mengenai pengaruh green accounting dan material flow cost accounting terhadap sustainable development. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan menghimpun berbagai referensi dari penelitian sebelumnya untuk kemudian dianalisis lebih mendalam sehingga dapat ditarik kesimpulan. Data yang digunakan berasal dari penelitian terdahulu yang dipublikasikan di Google Scholar dalam rentang tahun 2018 hingga 2024. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa penerapan green accounting serta material flow cost accounting memberikan pengaruh positif terhadap sustainable development. Hal ini berarti  penerapan Green Accounting dan MFCA dapat memperkuat keberlanjutan bisnis melalui peningkatan efisiensi, pengurangan limbah, serta transparansi pelaporan lingkungan. Hasil penelitian juga menegaskan bahwa kedua konsep tersebut berperan penting dalam meningkatkan legitimasi perusahaan di mata masyarakat sekaligus memenuhi tuntutan para stakeholder.
Literature Review: Lingkungan dan Sustainability dalam Mitigasi RisiPeran Akuntansi ko dan Penguatan Reputasi Perusahaan Razikah Amalia; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4424

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meninjau peran akuntansi lingkungan dan sustainabilitydalam mitigasi risiko serta penguatan reputasi perusahaan melalui pendekatan literature reviewterhadap sepuluh artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajianmenunjukkan bahwa akuntansi lingkungan dan pelaporan keberlanjutan berkontribusisignifikan terhadap legitimasi sosial, akses pendanaan, dan perlindungan dari risiko reputasinegatif. Reputasi perusahaan yang kuat terbukti menjadi aset strategis tak berwujud yang tidakhanya meningkatkan daya saing, tetapi juga mendukung keberlanjutan jangka panjang. Tatakelola perusahaan dan kepemimpinan etis diidentifikasi sebagai faktor moderasi penting yangmemperkuat efektivitas praktik keberlanjutan. Namun, keterbatasan penelitian ini mencakupjumlah literatur yang terbatas, ketiadaan analisis kuantitatif meta-analisis, serta potensi biaspublikasi. Oleh karena itu, penelitian mendatang perlu mengeksplorasi konteks lintas industridan yurisdiksi, mengintegrasikan pendekatan kuantitatif, serta mempertimbangkan faktormoderasi baru seperti digitalisasi, tekanan investor, dan perubahan preferensi konsumen