Muhammad Ridho
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ethics of Educators and Students According to 'Aidh Al- Qarni in the Book of Iqra' Bismirobbika Muhammad Ridho; Junaidi Arsyad; Azizah Hanum OK
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 18, No 1 (2026)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/intiqad.v18i1.28410

Abstract

This study aims to explain the ethical values of educators and students as described in Iqra' Bismirabbika and explain their relevance to the demands of modern education. A qualitative descriptive method based on literature review was used in this study. This study involved a thorough reading and analysis of the main text and supporting references. The results of the study show that teacher ethics consist of five main principles: sincerity, compassion, exemplary behavior, honesty in conveying knowledge, and methodological skills. On the other hand, student ethics consist of sincerity of intention, respect for teachers, discipline in learning, respect for knowledge, and the application of knowledge in life. In addition, the findings show that these principles are still relevant to addressing modern educational issues, such as the weakening relationship between teachers and students, changes in learning culture, and moral challenges in the digital age. This study found that Al-Qarni's ethical values can serve as a normative foundation for strengthening character and the quality of interaction in modern education.
Pengaruh Qawaid Fiqhiyyah Dalam Menjawab Problematika Investasi Syariah Kontemporer Muhammad Ridho; Nurhalita Wulandari; Abdul Rahman
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.4652

Abstract

Perkembangan investasi syariah modern seperti pasar modal syariah, fintech syariah, dan aset digital menghadirkan berbagai permasalahan baru. Beberapa masalah yang sering muncul antara lain perubahan Daftar Efek Syariah (DES), praktik spekulatif dalam transaksi, risiko gagal bayar pada fintech syariah, serta ketidakjelasan hukum terhadap instrumen investasi digital tertentu. Kondisi ini menimbulkan keraguan bagi investor Muslim dalam memastikan kesesuaian investasi dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Qawaid Fiqhiyyah dalam menghadapi berbagai masalah yang muncul pada investasi syariah modern. Perkembangan instrumen keuangan seperti pasar modal syariah, fintech syariah, dan aset kripto tidak hanya membuka peluang baru bagi investor Muslim, tetapi juga menghadirkan tantangan seperti perubahan Daftar Efek Syariah (DES), praktik spekulatif, risiko gagal bayar pada fintech, hingga ketidakjelasan hukum terhadap instrumen digital tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dengan mengkaji literatur fiqh muamalah, fatwa DSN-MUI, serta regulasi OJK yang terkait dengan pasar modal syariah dan fintech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qawaid Fiqhiyyah, seperti al-yaqīn lā yuzālu bi al-syakk, aldharar yuzāl, al-‘ādah muhakkamah, al-masyaqqah tajlibu al-taysīr, dan sadd aldzarā’i, memiliki peran penting dalam memberikan solusi dan batasan terhadap berbagai isu tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa hukum Islam bersifat fleksibel dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi keuangan selama tetap menjaga nilai keadilan, kejelasan akad, dan perlindungan terhadap masyarakat.