Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Wisata Desa Lumindai Kota Sawahlunto Sumatera Barat dengan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Sumber Daya Alam dan Seni Budayanya Hamdi Rifai; Ihsania Ikrima Kinanti; Riri Jonuarti; Yulhendri Yulhendri; Yenni Darvina; Harman Amir; Rifi Wasrika; Fadilla Septiani; Gustika Yonanda; Retna Junia; Chairunnas Chairunnas; Syair Nandi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1379

Abstract

Lumindai merupakan salah satu geosite dari Geopark Nasional Sawahlunto dengan potensi wisata alam seperti Hutan Batu, Gua Batu Kudo, Puncak Panjaringan, dan Air Terjun Batimpo yang dikelola oleh pemerintah daerah melalui POKDARWIS Talawi Hilie. Namun, karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap keunikan alam dan budaya mereka sendiri yang menjadi dasar dari suatu objek wisata serta keterbatasan dalam pengelolaan pariwisata, pemasaran dan sistem informasi, sehingga belum meningkatkan jumlah kunjungan turis dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Lumindai. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintahan Desa Lumindai dengan cara menggali dan mempelajari potensi wisata (Alami dan Kebudayaan) Desa Lumindai agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Penggalian potensi ini menggunakan teknik participatory action research (PAR) dan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penggalian potensi diketahui bahwa didapatkan keunggulan alam, seni, budaya, dan kuliner. Dari segi potensi alam, Desa Lumindai memiliki objek wisata Hutan Batu, Gua Batu Kudo, Puncak Panjaringan, dan Air Terjun Batimpo. Sektor kesenian, Desa Lumindai memiliki berbagai jenis kesenian khas yang mencerminkan budaya setempat, seperti Silek Sitaralak, Barsanji, Randai, Salawat Dulang, Dabuih, Dikia Rabana, dan Tenun Songket. Sektor pertanian, desa ini memiliki potensi perkebunan tembakau berkualitas tinggi dan pohon aren penghasil nira yang menjadi bahan pembuatan gula aren. Sedangkan potensi kuliner Desa Lumindai menawarkan beragam makanan dan minuman. Hasil ini menunjukkan bahwa Desa Lumindai memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata, taman pendidikan (education park atau edupark) dan sumber ilmu pengetahuan.